Ternyata ada 135.345 warga Jakarta tergolong miskin ekstrem

id Indeks kemiskinan, penduduk miskin, warga miskin jakarta,HUT DKI,HUT Jakarta,IPM,IPM DKI,IPM Jakarta,DPRD,DPRD DKI

Ternyata ada 135.345 warga Jakarta tergolong miskin ekstrem

Suasana Rapat Paripurna HUT DKI Jakarta di gedung DPRD DKI, Rabu (22/6/2022). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Suhajar Diantoro mengungkapkan, sebanyak 135.345 warga Ibu Kota tergolong penduduk dengan kemiskinan ekstrem sehingga harus mendapat perhatian serius dalam memaknai HUT ke-495 DKI Jakarta.

"Ini perlu mendapat perhatian khusus karena DKI Jakarta saat ini masih mencatat jumlah penduduk dengan kemiskinan ekstrem sebesar 132.345 jiwa," kata Suhajar Diantoro dalam Rapat Paripurna HUT DKI di DPRD DKI Jakarta, Rabu.

Ia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencermati permasalahan sosial itu mengingat pandemi COVID-19 memberikan dampak terhadap ketimpangan pendapatan.

Ketimpangan pendapatan, kata dia, tercermin dari Gini Ratio DKI Jakarta yang sedikit memburuk, dari 0,399 di 2020 menjadi 0,409 pada 2021.

"Masalah ini memerlukan keseriusan karena ketimpangan pendapatan berkorelasi kuat dengan kesenjangan sosial yang dapat menciptakan kerawanan, terutama di kota besar seperti Jakarta," katanya.

Bank Dunia mendefinisikan kemiskinan ekstrem sebagai kondisi pengeluaran penduduk per hari di bawah 1,90 dolar AS.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2022