
Disperindag Lampung dorong Toko Tani jaga stabilitas pangan

Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung mendorong pemanfaatan Toko Tani Indonesia guna menjaga stabilitas harga dan stok pangan menjelang Ramadhan.
"Kami sebagai salah satu Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tentu selalu berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga stabilitas harga pangan, terutama menjelang hari besar keagamaan," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, di Bandarlampung, Kamis.
Ia mengatakan, selain berkoordinasi guna menjaga stabilitas pangan, dapat pula memanfaatkan Toko Tani Indonesia yang dikembangkan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian sebagai komponen pembantu menjaga stabilitas harga.
"Pemanfaatan infrastruktur melalui Toko Tani Indonesia ini diharapkan bisa lebih optimal. Bersama mereka bisa kita lakukan operasi pasar. Jadi stabilitas harga bisa dilakukan," katanya.
Menurutnya, selama ini pengoptimalan Toko Tani Indonesia sebagai salah satu bagian yang ikut serta menjaga stabilitas harga pangan masih kurang dioptimalkan.
"Mereka ini di bawah binaan pemerintah lalu diamanatkan juga untuk menjaga stabilitas harga. Jumlahnya cukup banyak di sini ada sekitar 40 toko melalui mereka setidaknya bisa dilakukan stabilisasi harga, ketika di pasar tradisional ada komoditas yang melambung harganya," ucapnya.
Selain itu katanya, untuk menjaga stabilitas pangan guna mencegah inflasi yang lebih dalam, perlu pula dilakukan pengawasan hingga tingkat rantai pasok.
"Di bulan Ramadhan ini kita bisa turun bersama selain ke pasar tradisional, bisa langsung ke jaringan suplai, jadi bisa tahu penyebab harga naik di pasaran," ujarnya.
Dia mengatakan, pihaknya akan berusaha menjaga stabilitas pangan menjelang hari besar keagamaan dan menyediakan stok pangan yang belum memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.
"Koordinasi intens akan terus dilakukan kalau stok kurang tentu akan dicari solusi, bisa kita cari ketersediaan pasokan secara lokal ataupun mencari peluang kerjasama dengan daerah lain untuk pemenuhan kebutuhan pangan," katanya pula.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
