Stephen Hawking meninggal pada usia 76 tahun

id Stephen Hawking, angkasa luar, astronomi

Sang Penakluk Bintang, Stephen Hawking, meninggal (Getty Images/independent.co.uk)

Bengaluru (Antara/Reuters) - Fisikawan teoritis Inggris Stephen Hawking telah meninggal dunia pada usia 76 tahun, Press Association Inggris, Selasa, mengutip juru bicara keluarga tersebut.

       
Sementara itu BBC melaporkan bahwa anak-anak Hawking, yakni Lucy, Robert, dan Tim Hawking sudah mengonfirmasi langsung kabar tersebut.

       
"Ia adalah ilmuwan hebat dan pria yang luar biasa, karya dan warisannya akan terus hidup untuk bertahun-tahun lamanya."
   
Hawking adalah fisikawan ternama yang memberikan kontribusi besar di bidang fisika kuantum, terutama teori kosmologi, gravitasi kuantum, lubang hitam, dan radiasi Hawking.

        
Fisikawan yang mengalami kelumpuhan total sejak usia muda itu juga menulis sejumlah karya populer, antara lain, "A Brief History of Time", "The Universe in a Nutshell" dan "The Grand Design" selain puluhan jurnal ilmiah.

        
Kisah hidupnya juga pernah ditampilkan ke layar lebar pada 2014 dengan judul "The Theory of Everything" yang dibintangi oleh bintang Inggris, Eddie Redmayne. Redmayne membawa pulang Piala Oscar atas perannya Hawking.

Penerjemah :GNC Aryani

 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar