
Relawan yang Bikin Jokowi Bangkit

Jakarta (ANTARA LAMPUNG) - Kebangkitan suara pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla yang diperoleh dalam sejumlah hasil hitung cepat pada awal Juli 2014 dibandingkan dengan hasil keunggulan tipis pada akhir Juni, dinilai karena faktor relawan.
"Di awal Juli ada proses luar biasa yang membuat suara Jokowi menjadi 'rebound' (bangkit kembali)," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam dialog terkait penghitungan suara cepat yang disiarkan langsung MetroTV di Jakarta, Rabu (9/7).
Kebangkitan kembali suara Jokowi-JK ditekankan karena pada medio Juni keunggulan Jokowi-JK di atas Prabowo-Hatta masih sekitar tujuh persen, dan sempat disusul pada pekan terakhir Juni menjadi sekitar empat persen, tetapi pada hasil hitung cepat pada pemungutan suara 9 Juli 2014 menunjukkan keunggulan melebar kembali menjadi lima persen lebih.
Menurut Burhanuddin, setelah sekian lama bergelut di dunia survei, maka baru pertama kali ini dia melihat adanya fenomena "rebound" dalam suatu pemilu.
Biasanya, ujar dia, bila calon kepala daerah tren suaranya dalam survei terus menurun menjelang pemungutan suara maka biasanya akan terus menurun.
Ia berpendapat, kebangkitan kembali suara Jokowi-JK sebagaimana diperoleh dalam hasil sejumlah hitung cepat menunjukkan adanya penggalangan yang dilakukan oleh para relawan, termasuk dari mereka yang tidak berasal dari partai politik mengakibatkan keunggulan tersebut.
"Ada faktor X, yaitu 'public voluntary' (relawan masyarakat)," ujarnya.
Hal itu, ujar pengajar mata kuliah Pemilu dan Perilaku Pemilih di Universitas Paramadina itu, karena di atas kertas, pasangan Prabowo-Hatta lebih memiliki modal politik yaitu sekitar 63 persen suara parpol.
Sementara itu, CEO PolMark Indonesia Eep Saefulloh Fatah mengatakan, para relawan merupakan faktor yang menentukan karena mereka bergerak dari rakyat, tanpa adanya komando karena bersifat sukarela.
"Mereka para relawan tidak peduli terhadap intimidasi," tukasnya.
Sedangkan Jokowi sendiri setelah memberikan hak suaranya di TPS 18 Menteng Jakarta Pusat segera mengunjungi posko relawan yaitu di Posko Bara JP di Jalan Otista, Jatinegara, Jakarta Timur lalu berlanjut ke Posko Projo di Jalan Perdatam Raya, Jakarta Selatan dan Posko Seknas Jokowi di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan.
Setelah itu, Jokowi juga mengunjungi markas Slank di Gang Potlot, Jakarta Selatan. Di sana Jokowi disambut oleh personel Slank, yakni Kaka, Bimbim dan Abdee Negara karena kedatangan Jokowi sangatlah mendadak.
"Saya ingin berkunjung pada pusat relawan, karena dari relawanlah, dari masyarakatlah kami mendapatkan dukungan itu. Maka tidak keliru habis mencoblos saya ke sini," tutur Jokowi, saat berkunjung ke Bara JP di Jakarta Timur.
Pemilu Presiden yang digelar 9 Juli 2014 diikuti oleh dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Pewarta : Muhammad Razi Rahman
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
