Pj Gubernur Lampung: Perluasan lahan pertanian dapat dukung swasembada pangan
Sabtu, 9 November 2024 19:07 WIB
Ilustrasi- Petani di Kabupaten Pesawaran tengah mengelola lahan pertanian. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Bandarlampung (ANTARA) - Penjabat (Pj) Gubernur Lampung Samsudin mengatakan perluasan lahan pertanian di daerah dapat mendukung terciptanya program swasembada pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.
"Program kerja pemerintah pusat yang menjadi perhatian kami saat ini salah satunya yaitu memperkuat ketahanan pangan melalui swasembada pangan. Dan Provinsi Lampung ini menjadi tempat produksi pangan yang tetap produktif. Sehingga kami segera mengupayakan langkah dalam mendukung terciptanya swasembada pangan ini," ujar Samsudin di Bandarlampung, Sabtu.
Ia mengatakan, salah satu langkah yang segera dilakukan oleh pemerintah daerah dalam mendukung program swasembada pangan ialah dengan melakukan perluasan lahan pertanian.
"Akan dilakukan perluasan lahan pertanian melalui pencetakan sawah baru untuk meningkatkan produksi, dan ini akan dirancang dahulu lokasinya," katanya.
Dia menjelaskan, dengan rata-rata produksi beras Provinsi Lampung yang hampir 3 juta ton akan terus dipertahankan dan ditingkatkan, selain untuk menjaga ketersediaan pangan daerah juga memenuhi permintaan pasokan pangan dari provinsi sekitar.
"Kita sebagai daerah produksi pangan dan memiliki ketahanan pangan yang bagus harus melakukan ini sekuat tenaga untuk mewujudkan swasembada pangan nasional," ucap dia.
Menurut dia, untuk kondisi ketersediaan pangan di Provisi Lampung saat ini dalam kondisi aman dengan masih berproduksinya lahan pertanian di berbagai kabupaten.
"Ketahanan pangan aman, gudang Bulog yang menyimpan komoditas pangan terutama beras mencukupi sampai Januari 2025 dan ini jadi kekuatan Lampung," tambahnya.
Di Provinsi Lampung tercatat luas baku sawah seluas 361.699 hektare meningkat dari sebelumnya di 2013 dimana luas baku sawah hanya 268.336 hektare.
Pada 2024 Provinsi Lampung telah menargetkan luas tanam padi di wilayahnya seluas 630.445 hektare, sedangkan untuk luas panen sebesar 609.311 hektare.
Untuk target produktivitas sektor pertanian di Lampung tahun ini sebesar 5,5 ton per hektare. Serta ditargetkan menghasilkan produksi sebesar 3.382.912 ton gabah kering giling.
Dalam mewujudkan swasembada pangan nasional Presiden Prabowo Subianto telah meminta jajarannya untuk mempercepat pelaksanaan program cetak sawah 3 juta hektare untuk mewujudkan ketahanan pangan.
Program itu sudah dimulai di Merauke di Papua Selatan serta Kalimantan Tengah. Dalam pernyataan pada 28 Oktober 2024, Mentan menyebut dalam waktu dekat, program cetak sawah akan dilakukan juga di Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, dan lainnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pj Gubernur Lampung: Perluas lahan pertanian dukung swasembada pangan
"Program kerja pemerintah pusat yang menjadi perhatian kami saat ini salah satunya yaitu memperkuat ketahanan pangan melalui swasembada pangan. Dan Provinsi Lampung ini menjadi tempat produksi pangan yang tetap produktif. Sehingga kami segera mengupayakan langkah dalam mendukung terciptanya swasembada pangan ini," ujar Samsudin di Bandarlampung, Sabtu.
Ia mengatakan, salah satu langkah yang segera dilakukan oleh pemerintah daerah dalam mendukung program swasembada pangan ialah dengan melakukan perluasan lahan pertanian.
"Akan dilakukan perluasan lahan pertanian melalui pencetakan sawah baru untuk meningkatkan produksi, dan ini akan dirancang dahulu lokasinya," katanya.
Dia menjelaskan, dengan rata-rata produksi beras Provinsi Lampung yang hampir 3 juta ton akan terus dipertahankan dan ditingkatkan, selain untuk menjaga ketersediaan pangan daerah juga memenuhi permintaan pasokan pangan dari provinsi sekitar.
"Kita sebagai daerah produksi pangan dan memiliki ketahanan pangan yang bagus harus melakukan ini sekuat tenaga untuk mewujudkan swasembada pangan nasional," ucap dia.
Menurut dia, untuk kondisi ketersediaan pangan di Provisi Lampung saat ini dalam kondisi aman dengan masih berproduksinya lahan pertanian di berbagai kabupaten.
"Ketahanan pangan aman, gudang Bulog yang menyimpan komoditas pangan terutama beras mencukupi sampai Januari 2025 dan ini jadi kekuatan Lampung," tambahnya.
Di Provinsi Lampung tercatat luas baku sawah seluas 361.699 hektare meningkat dari sebelumnya di 2013 dimana luas baku sawah hanya 268.336 hektare.
Pada 2024 Provinsi Lampung telah menargetkan luas tanam padi di wilayahnya seluas 630.445 hektare, sedangkan untuk luas panen sebesar 609.311 hektare.
Untuk target produktivitas sektor pertanian di Lampung tahun ini sebesar 5,5 ton per hektare. Serta ditargetkan menghasilkan produksi sebesar 3.382.912 ton gabah kering giling.
Dalam mewujudkan swasembada pangan nasional Presiden Prabowo Subianto telah meminta jajarannya untuk mempercepat pelaksanaan program cetak sawah 3 juta hektare untuk mewujudkan ketahanan pangan.
Program itu sudah dimulai di Merauke di Papua Selatan serta Kalimantan Tengah. Dalam pernyataan pada 28 Oktober 2024, Mentan menyebut dalam waktu dekat, program cetak sawah akan dilakukan juga di Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, dan lainnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pj Gubernur Lampung: Perluas lahan pertanian dukung swasembada pangan
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor : Satyagraha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pengelola Tol Bakauheni-Terbanggi Besar bantu normalisasi irigasi sawah Lampung Selatan
29 September 2025 18:33 WIB
PLN dukung hilirisasi pertanian di Lampung lewat program "electrifying agriculture"
14 September 2025 9:38 WIB
Tergugat hadirkan saksi ahli dalam perkara proyek restoran Rp10 miliar
14 February 2025 14:26 WIB, 2025
Terpopuler - Pemprov Lampung
Lihat Juga
Gubernur Lampung: SDM, hilirisasi dan infrastruktur percepat pembangunan daerah
27 March 2026 15:25 WIB
Pemprov Lampung alokasi Rp143,7 miliar untuk bangun infrastruktur jalan di Tulang Bawang
18 March 2026 22:44 WIB