KSAD pastikan anggota menjaga netralitas di Pilkada Serentak 2024
Rabu, 5 Juni 2024 17:52 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral Maruli Simanjuntak, saat diarak oleh Prajurit Korem 043 Garuda Hitam, dalam kegiatan penyampaian arahan kepada jajaran anggota Korem 043 Garuda Hitam. Bandarlampung, Rabu (5/6/2024). (ANTARA/Dian Hadiyatna)
Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral Maruli Simanjuntak memastikan anggotanya menjaga netralitas menjelang Pilkada Serentak 2024.
"Untuk netralitas sudah pasti anggota kami menjaga itu," katanya di Makorem 043 Garuda Hitam, di Bandarlampung, Rabu.
Dia pun mengatakan bahwa pihaknya telah berulang kali mengingatkan kepada seluruh anggotanya jangan sampai mereka berpihak kepada pasangan calon kepala daerah (cakada).
"Saya sudah berulang-ulang jangan sampai ada keberpihakan kepada siapapun pada pilkada," kata dia.
Ia mengatakan bahwa telah menginstruksikan kepada para Pangdam dan Danrem agar tidak terlibat dalam politik praktis, namun lebih mengedukasi masyarakat agar tidak terjadi konflik satu sama lain pada pilkada.
"Saya kira sangat riskan bagi anggota TNI untuk ikut dalam politik praktis atau berpihak ke salah satu calon, karena sekarang semua bisa mengawasi melalui media sosial. Jadi memang itu penting ditekankan kepada seluruh anggota," kata dia.
KSAD pun mengatakan bahwa akan melakukan diskusi terkait pelaksanaan pilkada mendatang, karena setiap daerah memiliki dinamika politik yang berbeda-beda.
"Setiap daerah punya dinamika yang berbeda, sehingga perencanaan nya pun sudah dilakukan secara matang. Walaupun akan disimpulkan dan didiskusikan di tingkat pusat terkait potensi-potensi gangguan pada pilkada, Mudah-mudahan kami bisa berikan masukan," kata dia.
Baca juga: Kapolda Lampung tekankan netralitas Polri dalam pilkada serentak 2024
Baca juga: KPU Lampung petakan 13.000 TPS untuk pilkada serentak
Baca juga: KPU dan Bawaslu Bandarlampung terima dana hibah Tahap II Pilkada Serentak 2024
"Untuk netralitas sudah pasti anggota kami menjaga itu," katanya di Makorem 043 Garuda Hitam, di Bandarlampung, Rabu.
Dia pun mengatakan bahwa pihaknya telah berulang kali mengingatkan kepada seluruh anggotanya jangan sampai mereka berpihak kepada pasangan calon kepala daerah (cakada).
"Saya sudah berulang-ulang jangan sampai ada keberpihakan kepada siapapun pada pilkada," kata dia.
Ia mengatakan bahwa telah menginstruksikan kepada para Pangdam dan Danrem agar tidak terlibat dalam politik praktis, namun lebih mengedukasi masyarakat agar tidak terjadi konflik satu sama lain pada pilkada.
"Saya kira sangat riskan bagi anggota TNI untuk ikut dalam politik praktis atau berpihak ke salah satu calon, karena sekarang semua bisa mengawasi melalui media sosial. Jadi memang itu penting ditekankan kepada seluruh anggota," kata dia.
KSAD pun mengatakan bahwa akan melakukan diskusi terkait pelaksanaan pilkada mendatang, karena setiap daerah memiliki dinamika politik yang berbeda-beda.
"Setiap daerah punya dinamika yang berbeda, sehingga perencanaan nya pun sudah dilakukan secara matang. Walaupun akan disimpulkan dan didiskusikan di tingkat pusat terkait potensi-potensi gangguan pada pilkada, Mudah-mudahan kami bisa berikan masukan," kata dia.
Baca juga: Kapolda Lampung tekankan netralitas Polri dalam pilkada serentak 2024
Baca juga: KPU Lampung petakan 13.000 TPS untuk pilkada serentak
Baca juga: KPU dan Bawaslu Bandarlampung terima dana hibah Tahap II Pilkada Serentak 2024
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Pilkada
Lihat Juga
Bawaslu Lampung catat 164 kejadian khusus pada pemungutan suara Pilkada
28 November 2024 21:43 WIB, 2024
Bawaslu Lampung sebut Pilkada kondusif tanpa ada pelanggaran serius
28 November 2024 10:25 WIB, 2024
Herman Deru-Cik Ujang unggul di Pilkada Sumsel versi hitung cepat LSI
28 November 2024 5:38 WIB, 2024
Hitung cepat, Mirza-Jihan unggul 82,54 persen pada Pilkada Lampung 2024
27 November 2024 21:36 WIB, 2024
Hitung cepat: Pasangan Maesyal-Intan raih 63,83 persen di Pilkada Tangerang
27 November 2024 20:55 WIB, 2024