Elektabilitas Prabowo ungguli Ganjar dan Anies
Kamis, 5 Oktober 2023 0:40 WIB
Peneliti Indonesia Survei Center (ISC) Chairul Pane. (ANTARA/Fauzi Lamboka)
Jakarta (ANTARA) - Indonesia Survei Center (ISC) merilis hasil survei terbaru yang menyatakan elektabilitas bakal calon presiden Prabowo Subianto mengungguli Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
"Prabowo mendapat 42,3 persen, Ganjar Pranowo 33,1 persen dan Anies Baswedan 20,4 persen. Lalu yang tidak menjawab 4,2 persen," kata peneliti ISC Chairul Pane saat pemaparan hasil survei secara daring di Jakarta, Rabu.
Dia menjelaskan angka elektabilitas itu didapatkan dengan pertanyaan "jika pemilihan presiden dilaksanakan hari ini, siapa calon presiden yang akan dipilih dengan simulasi tiga pasang calon?"
ISC juga melakukan simulasi head to head, yakni jika pemilihan presiden hanya dihadapkan dua pasangan calon, siapa yang paling unggul.
Berdasarkan jawaban responden, ketika Prabowo dihadapkan dengan Ganjar, hasilnya menang Prabowo dengan skor 51,4 persen berbanding 39,2 persen.
Sementara ketika Prabowo dihadapkan dengan Anies Baswedan, skor Prabowo juga lebih unggul, yakni 55 persen berbanding 35,1 persen.
"Prabowo masih berada di puncak elektabilitas untuk simulasi tiga capres dan simulasi head to head, baik dengan Ganjar ataupun Anies," ujarnya.
Selain itu, kata Chairul, ISC juga mengukur pemilih dari latar belakang kelompok organisasi kemasyarakatan. Sebanyak lima kategori yang disodorkan, yakni Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Salafiyah, bukan ormas Islam dan yang tidak bersedia menjawab.
Dari data yang disajikan ISC, mayoritas masyarakat yang berlatar belakang NU cenderung memilih Prabowo Subianto dengan persentase 36,3 persen. Sementara yang memilih Ganjar sebesar 32,8 persen dan yang memilih Anies 26,8 persen.
Begitu juga bagi mereka yang mengafiliasikan dengan ormas Muhammadiyah, mereka cenderung memilih Prabowo Subainto dengan skor 34,4 persen. Lalu yang mendukung Ganjar 24,3 persen, sementara yang memilih Anies 33,1 persen.
Bagi mereka yang mengklaim sebagai kelompok salafi, cenderung total memilih Anies Baswedan dengan persentase 100 persen.
"Pemilih yang mengaku warga NU cenderung lebih besar ke Prabowo dibanding Ganjar dan Anies. Dan pemilih yang mengidentifikasi dirinya Muhammadiyah juga cenderung lebih besar ke Prabowo dibanding Anies dan Ganjar," jelas Chairul.
Survei ISC ini dilakukan dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar pada 34 provinsi dalam kurun waktu 17 hingga 27 September 2023. Metodologi yang digunakan adalah multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar 2,83 persen.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Survei ISC: Elektabilitas Prabowo ungguli Ganjar dan Anies
"Prabowo mendapat 42,3 persen, Ganjar Pranowo 33,1 persen dan Anies Baswedan 20,4 persen. Lalu yang tidak menjawab 4,2 persen," kata peneliti ISC Chairul Pane saat pemaparan hasil survei secara daring di Jakarta, Rabu.
Dia menjelaskan angka elektabilitas itu didapatkan dengan pertanyaan "jika pemilihan presiden dilaksanakan hari ini, siapa calon presiden yang akan dipilih dengan simulasi tiga pasang calon?"
ISC juga melakukan simulasi head to head, yakni jika pemilihan presiden hanya dihadapkan dua pasangan calon, siapa yang paling unggul.
Berdasarkan jawaban responden, ketika Prabowo dihadapkan dengan Ganjar, hasilnya menang Prabowo dengan skor 51,4 persen berbanding 39,2 persen.
Sementara ketika Prabowo dihadapkan dengan Anies Baswedan, skor Prabowo juga lebih unggul, yakni 55 persen berbanding 35,1 persen.
"Prabowo masih berada di puncak elektabilitas untuk simulasi tiga capres dan simulasi head to head, baik dengan Ganjar ataupun Anies," ujarnya.
Selain itu, kata Chairul, ISC juga mengukur pemilih dari latar belakang kelompok organisasi kemasyarakatan. Sebanyak lima kategori yang disodorkan, yakni Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Salafiyah, bukan ormas Islam dan yang tidak bersedia menjawab.
Dari data yang disajikan ISC, mayoritas masyarakat yang berlatar belakang NU cenderung memilih Prabowo Subianto dengan persentase 36,3 persen. Sementara yang memilih Ganjar sebesar 32,8 persen dan yang memilih Anies 26,8 persen.
Begitu juga bagi mereka yang mengafiliasikan dengan ormas Muhammadiyah, mereka cenderung memilih Prabowo Subainto dengan skor 34,4 persen. Lalu yang mendukung Ganjar 24,3 persen, sementara yang memilih Anies 33,1 persen.
Bagi mereka yang mengklaim sebagai kelompok salafi, cenderung total memilih Anies Baswedan dengan persentase 100 persen.
"Pemilih yang mengaku warga NU cenderung lebih besar ke Prabowo dibanding Ganjar dan Anies. Dan pemilih yang mengidentifikasi dirinya Muhammadiyah juga cenderung lebih besar ke Prabowo dibanding Anies dan Ganjar," jelas Chairul.
Survei ISC ini dilakukan dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar pada 34 provinsi dalam kurun waktu 17 hingga 27 September 2023. Metodologi yang digunakan adalah multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar 2,83 persen.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Survei ISC: Elektabilitas Prabowo ungguli Ganjar dan Anies
Pewarta : Fauzi
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPS dan OJK Lampung beri pelatihan survei SNLIK untuk validitas data daerah
26 November 2025 13:32 WIB
Survei kepuasan tinggi jadi peringatan untuk jaga kepercayaan publik
31 January 2025 20:37 WIB, 2025
Terpopuler - Pemilu
Lihat Juga
Terkait kebocoran DPT Pemilu 2024, Ketua KPU disidang kode etik di DKPP
28 February 2024 13:13 WIB, 2024
Petugas panwas distrik hilang di Papua Tengah, Bawaslu: Kami berharap ditemukan
27 February 2024 17:09 WIB, 2024
Kata pengamat, hak angket hanya membuktikan DPR bekerja untuk rakyat
27 February 2024 14:40 WIB, 2024
Gibran belum ingin ungkap kementerian baru bidangi makan siang gratis
26 February 2024 12:02 WIB, 2024