Polda Lampung benarkan dua korban pembunuhan Mbah Slamet asal Lampung
Rabu, 5 April 2023 19:07 WIB
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. (Antaralampung/ho)
Bandarlampung (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung membenarkan bahwa ada dua orang warga daerah setempat yang menjadi korban pembunuhan Mbah Selamet.
"Dua dari 12 korban berdasarkan hasil koordinasi dengan Kabidhumas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iqbal dan Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo bahwa korban pasangan suami istri merupakan warga Pesawaran atas nama Irsad dan istrinya Wahyu Triningsih, kata, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmi Santika melalui Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad di Mapolda Lampung, Rabu.
Dia melanjutkan Polda Lampung akan membantu Polda Jawa Tengah untuk melakukan penyelidikan terkait adanya warga Lampung yang menjadi korban penipuan pengganda uang oleh tersangka Mbah Slamet asal Banjarnegara, Jawa Tengah.
"Kami akan membantu untuk penyelidikan korban asal Lampung," katanya.
Pandra menambahkan hingga saat ini upaya-upaya yang dilakukan adanya kerjasama antara Polda Jateng bersama Polda Lampung serta Polres Pesawaran.
"Kami juga akan membantu Polda Jawa Tengah dalam mengungkap kasus tersebut. Kami sudah berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah," kata dia.
Pandra melanjutkan, Polda Lampung berencana akan mengambil sampel DNA terhadap keluarga almarhum.
"Rencananya Tim DVI Biddokes Polda Lampung akan melakukan pengambilan sampel DNA pada keluarga kedua almarhum, kami juga telah berkoordinasi dengan Polres Pesawaran dan pemda setempat," kata dia lagi.
Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Lampung agar tidak mudah percaya terhadap praktik-praktik Penggandaan Uang yang dapat merugikan secara Materi dan Nyawa Taruhannya Waspadalah, tutupnya.
"Dua dari 12 korban berdasarkan hasil koordinasi dengan Kabidhumas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iqbal dan Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo bahwa korban pasangan suami istri merupakan warga Pesawaran atas nama Irsad dan istrinya Wahyu Triningsih, kata, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmi Santika melalui Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad di Mapolda Lampung, Rabu.
Dia melanjutkan Polda Lampung akan membantu Polda Jawa Tengah untuk melakukan penyelidikan terkait adanya warga Lampung yang menjadi korban penipuan pengganda uang oleh tersangka Mbah Slamet asal Banjarnegara, Jawa Tengah.
"Kami akan membantu untuk penyelidikan korban asal Lampung," katanya.
Pandra menambahkan hingga saat ini upaya-upaya yang dilakukan adanya kerjasama antara Polda Jateng bersama Polda Lampung serta Polres Pesawaran.
"Kami juga akan membantu Polda Jawa Tengah dalam mengungkap kasus tersebut. Kami sudah berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah," kata dia.
Pandra melanjutkan, Polda Lampung berencana akan mengambil sampel DNA terhadap keluarga almarhum.
"Rencananya Tim DVI Biddokes Polda Lampung akan melakukan pengambilan sampel DNA pada keluarga kedua almarhum, kami juga telah berkoordinasi dengan Polres Pesawaran dan pemda setempat," kata dia lagi.
Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Lampung agar tidak mudah percaya terhadap praktik-praktik Penggandaan Uang yang dapat merugikan secara Materi dan Nyawa Taruhannya Waspadalah, tutupnya.
Pewarta : Adam
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bhabinkamtibmas Way Gubak salurkan bantuan sembako untuk warga prasejahtera
27 February 2026 13:36 WIB
Pemprov Lampung tangani empat titik longsor Ruas Simpang Umbar--Putih Doh
27 February 2026 12:59 WIB
Terpopuler - Bandarlampung
Lihat Juga
Bhabinkamtibmas Way Gubak salurkan bantuan sembako untuk warga prasejahtera
27 February 2026 13:36 WIB
BPBD Bandarlampung lakukan penanganan dampak cuaca ekstrem di sejumlah lokasi
23 February 2026 15:13 WIB