Taiwan bidik wisatawan Indonesia tawarkan wisata halal
Selasa, 17 September 2019 22:50 WIB
Keterangan pers kegiatan Taiwan Expo di Surabaya, Selasa (17/9).Taiwan Expo akan digelar di Grand City Mall Surabaya, Jawa Timur pada 26-28 September 2019. (Antara Jatim/ A Malik Ibrahim)
Surabaya (ANTARA) - Taiwan membidik wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke negara tersebut dengan menawarkan wisata halal.
Wakil Direktur Eksekutif Taiwan External Trade Development Council, Karen Pai, pada Taiwan Expo yang digelar di Surabaya, Jawa Timur, 26-28 September 2019, menjelaskan penawaran wisata halal dilakukan mengingat Indonesia merupakan negara dengan jumlah muslim terbanyak di dunia.
Karena itu, kata dia, produk dan akomodasi bersertifikat halal serta tempat ibadah bagi muslim menjadi prioritas yang ditawarkan dalam pameran tersebut.
"Kami sediakan musala-musala seperti di airport dan beberapa tempat lainnya," kata Karen Pai.
Saat ini, kata dia, ada sekitar 217 produk dan akomodasi bersertifikat halal yang disediakan Pemerintah Taiwan.
Rinciannya, 85 restoran, 89 hotel, sepuluh wisata perkebunan halal, 29 tempat penginapan halal, dan empat rumah makan halal atau halal kitchen.
Acara pameran wisata halal Taiwan di Surabaya, juga mengundang 180 peserta dari Taiwan dan menampilkan 190 stan, serta menghadirkan enam industri utama, termasuk di dalamnya teknologi pintar, pendidikan budaya dan pariwisata, perawatan kesehatan, makanan halal Taiwan, teknologi pertanian, dan gaya hidup Taiwan.
Terkait jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Taiwan, dia mencatat, sebanyak 8.000 orang selama kurun tahun 2018.
"Kami akan meningkatkan jumlahnya pada tahun 2019, dengan menyiapkan ketersediaan produk halal dan tempat-tempat beribadah bagi para pelancong muslim dari Indonesia," katanya.
Wakil Direktur Eksekutif Taiwan External Trade Development Council, Karen Pai, pada Taiwan Expo yang digelar di Surabaya, Jawa Timur, 26-28 September 2019, menjelaskan penawaran wisata halal dilakukan mengingat Indonesia merupakan negara dengan jumlah muslim terbanyak di dunia.
Karena itu, kata dia, produk dan akomodasi bersertifikat halal serta tempat ibadah bagi muslim menjadi prioritas yang ditawarkan dalam pameran tersebut.
"Kami sediakan musala-musala seperti di airport dan beberapa tempat lainnya," kata Karen Pai.
Saat ini, kata dia, ada sekitar 217 produk dan akomodasi bersertifikat halal yang disediakan Pemerintah Taiwan.
Rinciannya, 85 restoran, 89 hotel, sepuluh wisata perkebunan halal, 29 tempat penginapan halal, dan empat rumah makan halal atau halal kitchen.
Acara pameran wisata halal Taiwan di Surabaya, juga mengundang 180 peserta dari Taiwan dan menampilkan 190 stan, serta menghadirkan enam industri utama, termasuk di dalamnya teknologi pintar, pendidikan budaya dan pariwisata, perawatan kesehatan, makanan halal Taiwan, teknologi pertanian, dan gaya hidup Taiwan.
Terkait jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Taiwan, dia mencatat, sebanyak 8.000 orang selama kurun tahun 2018.
"Kami akan meningkatkan jumlahnya pada tahun 2019, dengan menyiapkan ketersediaan produk halal dan tempat-tempat beribadah bagi para pelancong muslim dari Indonesia," katanya.
Pewarta : A Malik Ibrahim
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Wisata
Lihat Juga
Terjebak cuaca buruk, ratusan wisatawan sudah dievakuasi ke kapal Pelni dari Karimunjawa
28 December 2022 11:09 WIB, 2022
Lummay Villa and Resort, destinasi wisata berkonsep Eropa berpadu budaya Bali
27 December 2022 18:20 WIB, 2022
Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru 2023
25 December 2022 14:05 WIB, 2022
Menparekraf Sandiaga Uno luncurkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
17 December 2022 10:46 WIB, 2022