
Halal bihalal jaga momentum perkuat silaturahim dan kebersamaan

Acara ini menjadi ajang silaturahim yang khidmat sekaligus refleksi bagi seluruh anggota keluarga besar dalam menjaga tradisi leluhur
Bandarlampung (ANTARA) - Semangat kebersamaan terpancar dalam acara halal bihalal pada Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar oleh Keluarga Besar Yayasan Djaro Boeang guna menjaga momentum memperkuat silaturahim dan kebersamaan.
"Acara ini menjadi ajang silaturahim yang khidmat sekaligus refleksi bagi seluruh anggota keluarga besar dalam menjaga tradisi leluhur," kata Ketua Yayasan Djaro Boeang, Bahagia Saputra, di Bandarlampung, Minggu.
Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi panitia yang telah menyelenggarakan halal bihalal dengan merefleksikan semangat amal dalam berbuat kebaikan.
"Saya sangat bangga melihat antusiasme keluarga besar Djaro Boeang yang hadir hari ini. Ini membuktikan bahwa gerak kepanitiaan berjalan sangat efektif dalam merangkul seluruh anggota keluarga agar bisa berkumpul bersama," ujar dia.
Di sisi lain, keluarga besar juga menjaga tradisi ziarah leluhur. Selain sebagai ajang maaf-memaafkan, ia juga menekankan pentingnya tradisi ziarah yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Ia menyebutkan bahwa keluarga besar telah melakukan ziarah ke makam Djaro Boeang 1 dan dilanjutkan ke makam Djaro Boeang 2.
Menurut dia, keberadaan makam-makam leluhur tersebut merupakan sebuah kebanggaan sekaligus pengingat akan asal-usul keluarga.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada pengelola makam keluarga agar terus menata dan menjaga area pemakaman dengan baik demi kenyamanan keluarga yang datang berziarah.
Bahagia Saputra juga berharap ke depan kegiatan halal bihalal ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi model dan modal sosial bagi Yayasan Djaro Boeang dalam menjalankan program-program lainnya di masa depan.
"Kerukunan yang tercipta saat ini dapat terus dipertahankan dan menjadi tuntunan bagi generasi penerus," tambahnya.
Ketua Panitia acara halal bihalal Djaro Boeang, Puji Astuti, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk berkumpul kembali di bulan Syawal. Puji menekankan bahwa esensi Idul Fitri jauh melampaui sekadar hidangan istimewa atau pakaian baru.
Menurut dia, momen ini adalah waktu yang tepat untuk membersihkan hati dan menghangatkan kembali hubungan yang mungkin sempat renggang.
"Melalui halal bihalal ini, kita ingin saling memaafkan, saling melapangkan hati, dan mempererat kembali hubungan keluarga," ujar Puji.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas segala khilaf, baik kata maupun perbuatan, selama setahun terakhir.
"Taqabbalallahu minna wa minkum, semoga Allah menerima ibadah kita semua," tambahnya.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
