Tapping box cara mengurai kebocoran PAD
Selasa, 9 Juli 2019 18:56 WIB
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Waykanan Hendri Syahri ((Antaralampung/Emir F Saputra))
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Waykanan, bekerjasama dengan Bank Lampung akan memasang 20 tapping box, untuk di rumah makan dan hotel yang ada di Kabupaten Waykanan Pada awal Agustus 2019 mendatang.
“pemasangan tapping box ini agar jumlah pajak setiap bulannya ketahuan dan tidak bisa dibohongi oleh para pengusaha baik hotel dan restoran,” ujar Kepala Bappenda Waykanan, Hendri Syahri, di Blambangan Umpu.
Menurutnya, di Kabupaten Waykanan terdapat sembilan jenis pajak yang bisa diambil yaitu PBB, restoran, reklame, jalan, parkir, pajak air tanah, BPHTB, PBB P2 dan pajak mineral bukan logam dan batuan. Sedangkan duanya tidak ada yaitu pajak hiburan dan pajak sarang walet.
Selain itu, lanjut dia, dengan adanya sembilan potensi pajak ini, dapat meningkatkan PAD yang ada di Kabupaten Waykanan. Dan dengan adanya pemasangan tapping box ini bisa mengurangi kebocoran pada sumber-sumber PAD yang ada.
“Sembilan tersebut sangat potensi menambah PAD, jadi harus ada pemasangan tapping box di 20 titik yaitu 5 hotel dan 15 rumah makan yang ada di Kabupaten Waykanan,” kata Hendri yang juga pernah menjabat kepala Dinas Pertambangan Waykanan itu.
Ia menjelaskan, 20 tapping box ini untuk mengurangi kebocoran-kebocoran yang ada baik di rumah makan dan hotel. Karena ini menjadi titik potensial kebocoran bila masih menggunakan sistem manual.
“Contoh saja, bila tidak menggunakan sistem komputer atau manual, pihak pemilik atau pengusaha dapat mengurangi jumlah pendapatan yang ada. Dan saat bayar pajak hanya setengah dari pendapatan. Ini akan merugikan daerah, karena berkurangnya jumlah PAD yang didapat. Semoga dengan adanya pemasangan tapping box bisa mengurangi kebocoran sumber pajak yang ada,” ungkapnya
Hendri mengharapkan, sebelum ada pemasangan tapping box ini, pihak bank Lampung dan vendor bisa lebih dahulu melakukan sosialisasi terhadap pemakai, agar tidak ada kesalahan yang dapat merugikan satu dengan yang lain.
“pemasangan tapping box ini agar jumlah pajak setiap bulannya ketahuan dan tidak bisa dibohongi oleh para pengusaha baik hotel dan restoran,” ujar Kepala Bappenda Waykanan, Hendri Syahri, di Blambangan Umpu.
Menurutnya, di Kabupaten Waykanan terdapat sembilan jenis pajak yang bisa diambil yaitu PBB, restoran, reklame, jalan, parkir, pajak air tanah, BPHTB, PBB P2 dan pajak mineral bukan logam dan batuan. Sedangkan duanya tidak ada yaitu pajak hiburan dan pajak sarang walet.
Selain itu, lanjut dia, dengan adanya sembilan potensi pajak ini, dapat meningkatkan PAD yang ada di Kabupaten Waykanan. Dan dengan adanya pemasangan tapping box ini bisa mengurangi kebocoran pada sumber-sumber PAD yang ada.
“Sembilan tersebut sangat potensi menambah PAD, jadi harus ada pemasangan tapping box di 20 titik yaitu 5 hotel dan 15 rumah makan yang ada di Kabupaten Waykanan,” kata Hendri yang juga pernah menjabat kepala Dinas Pertambangan Waykanan itu.
Ia menjelaskan, 20 tapping box ini untuk mengurangi kebocoran-kebocoran yang ada baik di rumah makan dan hotel. Karena ini menjadi titik potensial kebocoran bila masih menggunakan sistem manual.
“Contoh saja, bila tidak menggunakan sistem komputer atau manual, pihak pemilik atau pengusaha dapat mengurangi jumlah pendapatan yang ada. Dan saat bayar pajak hanya setengah dari pendapatan. Ini akan merugikan daerah, karena berkurangnya jumlah PAD yang didapat. Semoga dengan adanya pemasangan tapping box bisa mengurangi kebocoran sumber pajak yang ada,” ungkapnya
Hendri mengharapkan, sebelum ada pemasangan tapping box ini, pihak bank Lampung dan vendor bisa lebih dahulu melakukan sosialisasi terhadap pemakai, agar tidak ada kesalahan yang dapat merugikan satu dengan yang lain.
Pewarta : Emir Fajar Saputra
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ribuan masyarakat perkebunan di Waykanan terdampak kesulitan akibat pemblokiran rekening
05 April 2026 12:54 WIB
PTPN I Regional 7 apresiasi penindakan tambang emas ilegal oleh Polda Lampung
11 March 2026 21:10 WIB
PNM gelar PKU akbar di Waykanan untuk tingkatkan literasi keuangan nasabah
20 August 2025 21:04 WIB, 2025
Kopda Bazarsah divonis hukuman mati dalam kasus penembakan polisi di Waykanan
11 August 2025 14:22 WIB, 2025
Peltu Lubis divonis 3,5 tahun penjara atas kasus judi sabung ayam di Waykanan
11 August 2025 11:44 WIB, 2025
Polisi tangkap supervisor jasa layanan antar terkait penggelapan dana COD
08 August 2025 15:00 WIB, 2025
Polda Lampung paparkan hasil ekshumasi Brigpol EA, anggota Polres Way Kanan
15 July 2025 18:43 WIB, 2025
Terpopuler - Kab. Waykanan
Lihat Juga
Ribuan masyarakat perkebunan di Waykanan terdampak kesulitan akibat pemblokiran rekening
05 April 2026 12:54 WIB
KUPS perluas pasar produk perhutanan sosial Lampung melalui kegiatan "buyer visit"
24 October 2025 14:40 WIB
Tersangka dugaan pemalsuan surat kirim permohonan terkait penangguhan sementara
22 October 2025 8:55 WIB
Polres Way Kanan limpahkan tersangka pelaku penggelapan dan COD ke Kejaksaan
06 October 2025 13:45 WIB
PNM gelar PKU akbar di Waykanan untuk tingkatkan literasi keuangan nasabah
20 August 2025 21:04 WIB, 2025
Kopda Bazarsah divonis hukuman mati dalam kasus penembakan polisi di Waykanan
11 August 2025 14:22 WIB, 2025
Peltu Lubis divonis 3,5 tahun penjara atas kasus judi sabung ayam di Waykanan
11 August 2025 11:44 WIB, 2025
Polisi tangkap supervisor jasa layanan antar terkait penggelapan dana COD
08 August 2025 15:00 WIB, 2025