Napi Lapas narkotika tewas tergantung di sel
Jumat, 16 November 2018 17:14 WIB
Ilustrasi (Foto: HO)
Bandarlampung (Antaranews Lampung) - Raga Susanto (26), narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan Way Huwi, Lampung Selatan, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri dengan sebuah kain sarung di kamarnya, Blok DII.
"Terpidana ditemukan pada hari Jumat pukul 05.00 WIB. Yang menemukan pertama kali adalah rekan sekamarnya. Pada saat itu kondisi terpidana tergantung di teralis pintu besi," kata Kepala Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Narkotika Hensa di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan bahwa terpidana warga Karimun Jawa, Sukarame, Bandarlampung ini, meninggal dunia tanpa sebab musabab.
Menurut Hensa, beberapa waktu terakhir terpidana tidak mempunyai masalah dengan rekan sekamarnya.
"Tidak ada masalah, rekannya juga mengatakan demikian. Hanya memang korban orangnya pendiam dan juga pernah mengeluhkan sakit gejala tipes. Akan tetapi, setelah diberi obat, korban lansung kembali ke kamarnya," katanya.
Saat mengetahui korban yang merupakan perkara narkotika tersebut meninggal dunia, Kalapas langsung menuju ruangan dan membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk autopsi.
"Kami juga menghubungi anggota Polsek Jatiagung. Pada subuh tadi, anggota kepolisan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebabnya. Pada pukul 09.00 WIB, orang tua korban juga datang dan sudah kami jelaskan," ujarnya.
"Terpidana ditemukan pada hari Jumat pukul 05.00 WIB. Yang menemukan pertama kali adalah rekan sekamarnya. Pada saat itu kondisi terpidana tergantung di teralis pintu besi," kata Kepala Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Narkotika Hensa di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan bahwa terpidana warga Karimun Jawa, Sukarame, Bandarlampung ini, meninggal dunia tanpa sebab musabab.
Menurut Hensa, beberapa waktu terakhir terpidana tidak mempunyai masalah dengan rekan sekamarnya.
"Tidak ada masalah, rekannya juga mengatakan demikian. Hanya memang korban orangnya pendiam dan juga pernah mengeluhkan sakit gejala tipes. Akan tetapi, setelah diberi obat, korban lansung kembali ke kamarnya," katanya.
Saat mengetahui korban yang merupakan perkara narkotika tersebut meninggal dunia, Kalapas langsung menuju ruangan dan membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk autopsi.
"Kami juga menghubungi anggota Polsek Jatiagung. Pada subuh tadi, anggota kepolisan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebabnya. Pada pukul 09.00 WIB, orang tua korban juga datang dan sudah kami jelaskan," ujarnya.
Pewarta : Edy Supriyadi dan Damiri
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Petugas pengamanan perketat pengawasan untuk antisipasi masuknya barang terlarang
27 January 2026 9:33 WIB
Petugas Lapas Metro gagalkan penyelundupan narkotika yang dibawa keluarga narapidana
20 January 2026 17:16 WIB
Kalapas Narkotika ajak narapidana muslim dirikan shalat sebagai benteng diri
31 January 2025 16:34 WIB, 2025