Mahasiswa Thailand Tertarik Pelajari Program Ronda
Bupati Lampung Tengah Mustafa berdialog dengan mahasiswa asal Patani Thailand Selatan yang kini menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Lampung di rumah dinas Bupati Nuwo Balak, Selasa, 12/9/2017 (FOTO: Humas Pemkab Lampung Tengah)
Dalam siaran pers Pemkab Lampung Tengah yang diterima di Bandarlampung, Rabu, disebutkan, ketertarikan itu disampaikan lima mahasiswa asal wilayah Patani, Thailand selatan yang kini menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri Lampung, yakni Ahmad Lahoya, Ahasan Bahak, Arafat Doni, Mareeyah Yusuf dan Suhailah Sidek saat bertemu dan berdialog dengan Bupati Lampung Tengah Mustafa.
Arafat, salah satu dari mahasiswa tersebut mengatakan, di daerahnya yakni Patani Thailand Selatan rawan terjadinya konflik yang disebabkan SARA. Karenanya mereka mengaku sangat tertarik dengan konsep ronda yang selama ini dinilai efektif mengatasi konflik sosial.
"Lampung Tengah sebelumnya juga wilayah yang rawan konflik sosial. Tapi akhirnya bisa diredam lewat program ronda. Karenanya kami tertarik sekali untuk melakukan penelitian, seperti apa ronda yang dijalankan di Lampung Tengah dan sejauh mana efektifitasnya," katanya.
Penelitian yang dilakukan, lanjutnya, akan diujicobakan di tempat tinggalnya di Patani yang sampai saat ini masih kerap terjadi konflik.
Hal senada diungkapkan Suhailah, mahasiswa lainnya. Mengingat beberapa rekannya mulai menginjak akhir semester dan segera pulang ke kampung halaman, mereka ingin terlebih dahulu mempelajari ronda yang diterapkan Bupati lampung Tengah.
"Bagaimana ronda bisa meningkatkan keamanan dan menekan konflik. Ini yang ingin kami pelajari dan bawa pulang di kampung halaman nanti. Sebelumnya beberapa dari kami juga pernah ikut terjun langsung ronda. Mudah-mudahan pengetahuan dan pengalaman ini bisa membawa manfaat untuk kami," ungkapnya.
Sementara itu Bupati Lampung Tengah Mustafa menyatakan pihaknya menyambut baik keinginan mahasiswa Thailand mempelajari ronda sebagai salah satu kearifan lokal di Indonesia khususnya Lampung Tengah.
Ia menegaskan, ronda adalah salah satu solusi peningkatan keamanan di Lampung Tengah sebagai wilayah terluas di Lampung dan personel keamanannya belum memadai.
"Lampung Tengah dengan 28 kecamatan adalah wilayah terluas di Lampung. Tentunya aparat kepolisian tidak bisa bekerja sendirian menjaga keamanan di sini. Untuk itu ronda menjadi solusinya. Kita gerakkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayahnya masing-masing," katanya.
"Dengan ronda warga jadi kompak. Kumpul bareng dan menjaga keamanan juga bareng. Akhirnya komunikasi dan silaturahmi terjalin dengan baik, sehingga gesekan-gesekan yang menyebabkan konflik dapat berkurang. Inilah salah satu manfaat ronda," tambah Bupati.
(ANTARA)
Pewarta : Edi Supriyadi
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan Bupati Lampung Tengah buat perjanjian dengan Azis Syamsuddin di Lapas Sukamiskin
30 December 2021 20:24 WIB, 2021
Mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa sebut Azis Syamsuddin minta fee 8 persen
30 December 2021 18:50 WIB, 2021
Mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa kecewa karena "fee" DAK tinggi
27 December 2021 14:47 WIB, 2021
Rita Widyasari sebut mantan Bupati Lamteng titip istri jadi calon bupati
24 December 2021 4:11 WIB, 2021
Mantan Bupati Lampung Tengah akui Azis Syamsuddin pernah minta "fee" 8 persen
01 November 2021 14:36 WIB, 2021
Divonis 4 tahun penjara, KPK eksekusi mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa ke lapas Sukamiskin
05 August 2021 18:32 WIB, 2021
Hakim jatuhkan hukuman 4 tahun penjara kepada mantan Bupati Lampung Tengah
05 July 2021 14:09 WIB, 2021
Terpopuler - Lampung Tengah
Lihat Juga
KPK panggil istri Bupati Lampung Tengah nonaktif Ardito Wijaya untuk diperiksa
15 January 2026 11:32 WIB
Damkarmat Lampung Selatan evakuasi buaya peliharaan warga di Natar, Lamsel
28 December 2025 17:30 WIB
Pria Bandarlampung sekap anak di bawah umur asal Lampung Tengah selama empat hari
21 October 2025 16:42 WIB
Wakil Bupati Lampung Tengah hadiri kirab budaya HUT ke -68 Dusun Sriwaluyo II
23 September 2025 9:30 WIB
FIFGROUP gelar hajatan untuk dekatkan layanan ke masyarakat di Bandar Jaya
13 September 2025 17:41 WIB
LBH Bandarlampung komitmen dampingi masyarakat tiga kampung terlibat konflik agraria
18 August 2025 9:59 WIB
DPRD Lampung minta percepatan unit pemukiman transmigrasi jadi desa definitif
22 July 2025 12:06 WIB