Pemula Way Kanan Ajak Buat Lubang Biopori
Minggu, 26 Maret 2017 8:04 WIB
Pemuda Peduli Lingkungan dan Alam (Pemula) Kabupaten Way Kanan melakukan penanam pohon di Kampung Bumi Rejo, Kecamatan Baradatu, Sabtu (25/3). (FOTO: ANTARA Lampung/ist)
Way Kanan, Lampung (ANTARA Lampung) - Pemuda Peduli Lingkungan dan Alam (Pemula) Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, mengajak para pihak melakukan pembuatan lubang biopori, bersih-bersih, dan penanam pohon di Kampung Bumi Rejo, Kecamatan Baradatu, Sabtu (25/3).
Ketua Panitia Pelaksana Darwis Ali mengatakan kegiatan itu dilaksanakan memperingati Hari Air Sedunia 2017 yang setiap tahun diperingati tanggal 22 Maret.
"Kegiatan ini sengaja kami pilih dilakukan di Kampung Bumi Rejo sebagai upaya kita bersama bagaimana cara memberikan edukasi serta untuk meningkatkan kesadaran warga masyarakat dan pelajar terhadap kepedulian lingkungan," katanya.
Kampung itu akan mewakili Way Kanan dalam lomba Peningkatan Peranan Perempuan Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P3KSS) Provinsi Lampung.
Selain itu, pihaknya mengajak untuk meningkatkan cara pengumpulan dan pengolahan air limbah agar aman digunakan kembali.
"Pada waktu bersamaan, kita perlu mengurangi kuantitas dan beban polusi pada air limbah yang kita hasilkan, untuk membantu melindungi lingkungan dan sumber daya air," ujar Darwis.
Dia mencontohkan, di rumah siapapun bisa menggunakan kembali air limbah bekas mencuci beras atau sayuran untuk menyiram tanaman di halaman.
Di daerah perkotaan, air limbah bisa diolah, sehingga dapat digunakan untuk menyiram tanaman di ruang terbuka hijau. Pada sektor industri dan pertanian, air limbah yang sudah diolah untuk sistem pendingin maupun irigasi bisa digunakan.
"Dengan memanfaatkan air limbah, kita membantu siklus air bekerja lebih baik agar sumber daya berharga ini dapat terus digunakan oleh makhluk hidup di bumi," ujarnya lagi.
Selain itu, langkah tersebut juga membantu mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, salah satunya meningkatkan kualitas air dengan mengurangi separuh proporsi air limbah yang tidak diolah dan meningkatkan daur ulang air dan penggunaan kembali yang aman.
"Air terbatas. Air digunakan untuk memenuhi kebutuhan lebih banyak lagi manusia dan kita hanya punya satu ekosistem untuk mendapatkan air," kata Darwis.
Peserta kegiatan itu, selain Pemula Way Kanan, juga unsur aparat kecamatan dan jajaran, seluruh lurah dan kepala kampung se-Baradatu, masyarakat setempat, pelajar TK Perintis Bangsa, SD Negeri 1 Bumi Rejo, SMP YP Gotong Royong, Koramil Baradatu, Polsek Baradatu, UPT P dan K, UPT Pertanian, dan UPT Kesehatan yang mencapai sekitar 500 peserta.
Tampak ikut dalam kegiatan tersebut Tri Elya Sulastry SKM (Kabid Pemberdayaan Perempuan Dinas PP, PA, Dalduk dan KB Kabupagan Way Kanan), dan Arie Anthony Tamrin SSTP MIP (Camat Baradatu)
Camat Baradatu Arie Anthony Tamrin mengapresiasi Pemula yang sudah menyempatkan diri untuk bersama-sama melakukan kegiatan bakti sosial ini, dan berharap kegiatan-kegiatan serupa dapat terus dilakukan. (ANt)
Ketua Panitia Pelaksana Darwis Ali mengatakan kegiatan itu dilaksanakan memperingati Hari Air Sedunia 2017 yang setiap tahun diperingati tanggal 22 Maret.
"Kegiatan ini sengaja kami pilih dilakukan di Kampung Bumi Rejo sebagai upaya kita bersama bagaimana cara memberikan edukasi serta untuk meningkatkan kesadaran warga masyarakat dan pelajar terhadap kepedulian lingkungan," katanya.
Kampung itu akan mewakili Way Kanan dalam lomba Peningkatan Peranan Perempuan Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P3KSS) Provinsi Lampung.
Selain itu, pihaknya mengajak untuk meningkatkan cara pengumpulan dan pengolahan air limbah agar aman digunakan kembali.
"Pada waktu bersamaan, kita perlu mengurangi kuantitas dan beban polusi pada air limbah yang kita hasilkan, untuk membantu melindungi lingkungan dan sumber daya air," ujar Darwis.
Dia mencontohkan, di rumah siapapun bisa menggunakan kembali air limbah bekas mencuci beras atau sayuran untuk menyiram tanaman di halaman.
Di daerah perkotaan, air limbah bisa diolah, sehingga dapat digunakan untuk menyiram tanaman di ruang terbuka hijau. Pada sektor industri dan pertanian, air limbah yang sudah diolah untuk sistem pendingin maupun irigasi bisa digunakan.
"Dengan memanfaatkan air limbah, kita membantu siklus air bekerja lebih baik agar sumber daya berharga ini dapat terus digunakan oleh makhluk hidup di bumi," ujarnya lagi.
Selain itu, langkah tersebut juga membantu mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, salah satunya meningkatkan kualitas air dengan mengurangi separuh proporsi air limbah yang tidak diolah dan meningkatkan daur ulang air dan penggunaan kembali yang aman.
"Air terbatas. Air digunakan untuk memenuhi kebutuhan lebih banyak lagi manusia dan kita hanya punya satu ekosistem untuk mendapatkan air," kata Darwis.
Peserta kegiatan itu, selain Pemula Way Kanan, juga unsur aparat kecamatan dan jajaran, seluruh lurah dan kepala kampung se-Baradatu, masyarakat setempat, pelajar TK Perintis Bangsa, SD Negeri 1 Bumi Rejo, SMP YP Gotong Royong, Koramil Baradatu, Polsek Baradatu, UPT P dan K, UPT Pertanian, dan UPT Kesehatan yang mencapai sekitar 500 peserta.
Tampak ikut dalam kegiatan tersebut Tri Elya Sulastry SKM (Kabid Pemberdayaan Perempuan Dinas PP, PA, Dalduk dan KB Kabupagan Way Kanan), dan Arie Anthony Tamrin SSTP MIP (Camat Baradatu)
Camat Baradatu Arie Anthony Tamrin mengapresiasi Pemula yang sudah menyempatkan diri untuk bersama-sama melakukan kegiatan bakti sosial ini, dan berharap kegiatan-kegiatan serupa dapat terus dilakukan. (ANt)
Pewarta : Budisantoso Budiman
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Lampung segera kembangkan Kawasan Industri Way Kanan untuk hilirisasi
24 April 2026 18:04 WIB
Bendungan Batutegi dan Way Sekampung aliri 32.676 ha lahan pertanian hingga Desember
18 April 2026 13:32 WIB
Pemprov Lampung perbaiki 20,20 kilometer infrastruktur jalan di Way Kanan selama 2026
09 April 2026 15:14 WIB
Ribuan masyarakat perkebunan di Waykanan terdampak kesulitan akibat pemblokiran rekening
05 April 2026 12:54 WIB
Terpopuler - Kab. Waykanan
Lihat Juga
Ribuan masyarakat perkebunan di Waykanan terdampak kesulitan akibat pemblokiran rekening
05 April 2026 12:54 WIB
KUPS perluas pasar produk perhutanan sosial Lampung melalui kegiatan "buyer visit"
24 October 2025 14:40 WIB
Tersangka dugaan pemalsuan surat kirim permohonan terkait penangguhan sementara
22 October 2025 8:55 WIB
Polres Way Kanan limpahkan tersangka pelaku penggelapan dan COD ke Kejaksaan
06 October 2025 13:45 WIB
Kopda Bazarsah divonis hukuman mati dalam kasus penembakan polisi di Waykanan
11 August 2025 14:22 WIB
Peltu Lubis divonis 3,5 tahun penjara atas kasus judi sabung ayam di Waykanan
11 August 2025 11:44 WIB