Limbah kelapa sawit jadi energi terbarukan biogas
Selasa, 12 Januari 2016 21:32 WIB
Kelapa sawit. ( ANTARA SUMBAR/Joko Nugroho)
Jakarta (ANTARA Lampung) - PT Sumberdaya Sewatama sebagai perusahaan yang berfokus pada penyedia jasa ketenagalistrikan mengelola limbah kelapa sawit di perkebunan Kalimantan menjadi energi terbarukan biogas.
"Kami sudah memulai mengelola limbah kelapa sawit untuk dijadikan energi. Kami harap Kalimantan Timur, Tengah dan sekitarnya akan menghubungi kita dan mendorong menyiasati limbah yang kita kelola," kata Direktur Utama Sumberdaya Sewatama, Elan B Fuadi pada konferensi pers Oblikasi Wajib Tukar antara Sewatama dan Indonesia Infrastructure Finance (IFF) di Jakarta, Selasa.
Elan mengatakan limbah kelapa sawit yang dikelola akan mengeluarkan gas yang bisa ditampung untuk membakar energi.
"Limbah itu dikelola dan ditaruh di kolam. Kolam tersebut nantinya akan dihuni oleh bakteri nonorganik sehingga mengeluarkan gas. Gas ini lah yang menjadi energi," kata Elan.
Elan menjelaskan pihaknya akan membangun pembangkit listrik tenaga biogas di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan dan Kotawaringin di Kalimantan Tengah, masing-masing sebesar 2 MW.
Saat ini ada dua perusahaan grup yang memang fokus di kelapa sawit dan menyediakan limbah untuk diproses, dikelola hingga disalurkan ke PLN wilayah setempat.
Adapun target operasi PLTB ini sampai dua tahun dengan pembangunan diperkirakan memakan waktu 18-22 bulan dan membutuhkan dana sekitar Rp26 miliar per MW.
Sewatama sebagai salah satu perusahaan ketenagalistrikan nasional menargetkan bisa membangun pembangkit listrik energi terbarukan, yakni minihidro hingga 50 MW dalam jangka waktu lima tahun mendatang di Sulawesi Selatan.
Perseroan ini mulai memfokuskan penyedia ketenagalistrikan berbasis energi baru dan terbarukan sejak dua tahun lalu, namun eksplorasi dan identifikasi dilakukan sejak empat tahun lalu.
"Kami sudah memulai mengelola limbah kelapa sawit untuk dijadikan energi. Kami harap Kalimantan Timur, Tengah dan sekitarnya akan menghubungi kita dan mendorong menyiasati limbah yang kita kelola," kata Direktur Utama Sumberdaya Sewatama, Elan B Fuadi pada konferensi pers Oblikasi Wajib Tukar antara Sewatama dan Indonesia Infrastructure Finance (IFF) di Jakarta, Selasa.
Elan mengatakan limbah kelapa sawit yang dikelola akan mengeluarkan gas yang bisa ditampung untuk membakar energi.
"Limbah itu dikelola dan ditaruh di kolam. Kolam tersebut nantinya akan dihuni oleh bakteri nonorganik sehingga mengeluarkan gas. Gas ini lah yang menjadi energi," kata Elan.
Elan menjelaskan pihaknya akan membangun pembangkit listrik tenaga biogas di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan dan Kotawaringin di Kalimantan Tengah, masing-masing sebesar 2 MW.
Saat ini ada dua perusahaan grup yang memang fokus di kelapa sawit dan menyediakan limbah untuk diproses, dikelola hingga disalurkan ke PLN wilayah setempat.
Adapun target operasi PLTB ini sampai dua tahun dengan pembangunan diperkirakan memakan waktu 18-22 bulan dan membutuhkan dana sekitar Rp26 miliar per MW.
Sewatama sebagai salah satu perusahaan ketenagalistrikan nasional menargetkan bisa membangun pembangkit listrik energi terbarukan, yakni minihidro hingga 50 MW dalam jangka waktu lima tahun mendatang di Sulawesi Selatan.
Perseroan ini mulai memfokuskan penyedia ketenagalistrikan berbasis energi baru dan terbarukan sejak dua tahun lalu, namun eksplorasi dan identifikasi dilakukan sejak empat tahun lalu.
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor : Samino Nugroho
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Limbah pabrik kelapa sawit dapat disulap jadi pangan bernilai gizi tinggi dan pupuk organik
22 September 2025 12:33 WIB
Mahasiswa Teknik Elektro Unila kembangkan aplikasi untuk pengembangan industri sawit
02 September 2025 14:29 WIB
Presiden Prabowo heran Indonesia produksi sawit terbesar tapi minyak langka
15 August 2025 12:51 WIB
LDC resmikan pabrik pemurnian gliserin dan lini pengemasan minyak nabati di Lampung
27 May 2025 16:54 WIB