Lampung Selatan Terima Penghargaan Satya Lencana
Jumat, 6 Juni 2014 13:49 WIB
Dokumentasi: Bupati Lampung Selatan, Rycko Menoza (kanan) didampingi Gubernur Lampung Sjachroedin ZP (tengah/kini mantan Gubernur) dan Kapolda Lampung, Brigjen Heru Winarko (kiri) menyapa warga Lampung Selatan, di Desa Agom, Kec. Kalianda, Kab.Lampun
Kalianda, (Antara Lampung) - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menerima penghargaan Satya Lencana Pembangunan dari Kementerian Lingkungan Hidup pada pelaksanaan kegiatan Rembug Utama Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XIV di pendopo Kabupaten Malang Jawa Timur.
Sekretaris Daerah Lampung Selatan Sutono, di Kalianda, Jumat mengatakan penerimaan penghargaan di bidang pertanian itu dijadwalkan pada Sabtu (7/6), yang rencananya akan diberikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza SZP.
Ia menjelaskan, selama tiga tahun enam bulan belakangan program bidang pertanian, perikanan dan kehutanan berjalan terarah, sehingga semangat tersebut mendapatkan apresiasi terbaik untuk semua baik satker maupun masyarakat.
"Ini sesuatu yang membanggakan karena upaya pemerintah kabupaten selama ini mendapatkan apresiasi positif dari pemerintah pusat," tambahnya.
Lampung sendiri mengikutsertakan ratusan petani dan nelayan pada Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XIV di Desa Kedungpedaringan Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 7-12 Juni
Kontingen Lampung berkekuatan 1.082 orang, terdiri atas 657 peserta utama, 260 peserta pendamping dan 165 peninjau," ujar Sumanto yang turut menghadiri kegiatan itu.
Kegiatan bertema "Memantapkan Kepemimpinan dan Kemandirian Kontak Tani Nelayan Dalam Rangka Pengembangan Kemitraan dan Jejaring Usaha Tani Guna Mewujudkan Kesejahteraan Petani Nelayan" itu dijadwalkan dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kemandirian kontak tani nelayan selaku pelaku utama sistem dan usaha agribisnis.
Kemudian meningkatkan hubungan kemitraan usaha dan jaringan agribisnis antara peserta dengan para pengusaha di bidang agribisnis, lalu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, penguasaan teknologi dan pemasaran, selanjutnya meningkatkan jiwa wirausaha petani nelayan dan petani hutan dalam pembangunan pertanian yang ramah lingkungan.
Sekretaris Daerah Lampung Selatan Sutono, di Kalianda, Jumat mengatakan penerimaan penghargaan di bidang pertanian itu dijadwalkan pada Sabtu (7/6), yang rencananya akan diberikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza SZP.
Ia menjelaskan, selama tiga tahun enam bulan belakangan program bidang pertanian, perikanan dan kehutanan berjalan terarah, sehingga semangat tersebut mendapatkan apresiasi terbaik untuk semua baik satker maupun masyarakat.
"Ini sesuatu yang membanggakan karena upaya pemerintah kabupaten selama ini mendapatkan apresiasi positif dari pemerintah pusat," tambahnya.
Lampung sendiri mengikutsertakan ratusan petani dan nelayan pada Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XIV di Desa Kedungpedaringan Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 7-12 Juni
Kontingen Lampung berkekuatan 1.082 orang, terdiri atas 657 peserta utama, 260 peserta pendamping dan 165 peninjau," ujar Sumanto yang turut menghadiri kegiatan itu.
Kegiatan bertema "Memantapkan Kepemimpinan dan Kemandirian Kontak Tani Nelayan Dalam Rangka Pengembangan Kemitraan dan Jejaring Usaha Tani Guna Mewujudkan Kesejahteraan Petani Nelayan" itu dijadwalkan dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kemandirian kontak tani nelayan selaku pelaku utama sistem dan usaha agribisnis.
Kemudian meningkatkan hubungan kemitraan usaha dan jaringan agribisnis antara peserta dengan para pengusaha di bidang agribisnis, lalu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, penguasaan teknologi dan pemasaran, selanjutnya meningkatkan jiwa wirausaha petani nelayan dan petani hutan dalam pembangunan pertanian yang ramah lingkungan.
Pewarta : Kristian Ali
Editor : M. Tohamaksun
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Lampung pastikan 500 pusat produksi pupuk organik cair desa telah terbangun
30 December 2025 17:49 WIB
Limbah pabrik kelapa sawit dapat disulap jadi pangan bernilai gizi tinggi dan pupuk organik
22 September 2025 12:33 WIB
Tim peneliti Unila paparkan studi petani organik dalam konferensi internasional
07 September 2025 18:51 WIB
Gubernur Lampung sebut desa penghasil pangan dibantu buat pupuk organik
06 March 2025 16:47 WIB, 2025
Pusri berikan pelatihan pengolahan limbah di Ponpes Nurul Fattah Tulang Bawang
06 March 2025 11:59 WIB, 2025
Terpopuler - Lampung Selatan
Lihat Juga
Tim SAR gabungan perluas pencarian nelayan hilang karena kecelakaan laut di Lamsel
08 May 2026 21:01 WIB
HIKAM Sumatra gelar halal bihalal di pondok pesantren Hidayatul Mubtadiin Lampung
14 April 2026 19:31 WIB
Pemkab Lampung Selatan perkuat strategi hadapi El Nino Godzilla agar pangan aman
13 April 2026 16:52 WIB