
Bupati Lamsel: Kolaborasi ulama kunci sukses pembangunan daerah

Saya mengajak seluruh elemen Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) untuk bergerak bersama dalam satu visi pembangunan
Lampung Selatan (ANTARA) - Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Radityo Egi Pratama menegaskan kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan ulama dinilai menjadi faktor krusial dalam keberhasilan pembangunan suatu daerah.
"Saya mengajak seluruh elemen Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) untuk bergerak bersama dalam satu visi pembangunan. Pemerintah daerah terbuka untuk kolaborasi selama memiliki tujuan yang sama, yaitu kemajuan Lampung Selatan,” kata Bupati Lamsel Radityo Egi PratamaHal saat menerima audiensi KBNU bersama badan otonom, seperti Fatayat dan Muslimat NU serta Ansor di Pendopo Agung, Rumah Dinas bupati setempat di Kalianda, Senin.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan tokoh agama mampu menciptakan komunikasi yang efektif dalam menyampaikan program-program pembangunan kepada masyarakat. Dengan pendekatan yang humanis dan religius, berbagai kebijakan dapat diterima dengan lebih baik.
Ia menekankan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berakhlak. Dalam hal ini, ulama dinilai sebagai mitra strategis pemerintah.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, lanjutnya, terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk ulama, dalam merancang dan melaksanakan program pembangunan.
Ia mengapresiasi komitmen PCNU dalam mendukung pembangunan daerah dan menegaskan pentingnya peran ulama dalam menjaga keseimbangan pembangunan, baik dari sisi moral, sosial, maupun pemberdayaan masyarakat.
“Audiensi ini menjadi pertemuan formal perdana antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dengan jajaran pengurus PCNU Lampung Selatan, yang sekaligus menjadi momentum strategis menyelaraskan visi pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Lampung Selatan Abdul Haris menyampaikan kesiapan organisasinya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan.
“Kami siap bersinergi. Dengan jaringan hingga tingkat desa, kami optimistis dapat membantu mengawal program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat,” ujar dia.
Dia menekankan pentingnya sinergi ulama dan pemerintah dalam menjawab persoalan sosial dan keagamaan. Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah percepatan sertifikasi tanah wakaf yang hingga kini belum sepenuhnya tuntas.
“Kami berharap sertifikasi tanah wakaf bisa segera direalisasikan tahun ini. Dukungan pemerintah sangat kami harapkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan umat,” ucapnya.
Pewarta : Riadi Gunawan
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
