Harga Ikan Tenggiri Turun
Selasa, 3 April 2012 8:14 WIB
Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Harga ikan tenggiri di pasar ikan di Bandarlampung pada pekan ini turun karena meningkatnya hasil tangkapan nelayan setempat atas jenis ikan itu.
Berdasarkan pantauan di Pasar Lelang Telukbetung, Bandarlampung, Selasa, harga ikan tenggiri kini berkisar Rp45.000/kg.
Harga ikan tenggiri sebelumnya mencapai Rp65.000/kg, sementara harga ikan ekor kuning kini Rp30.000/kg.
"Jika ikan tenggiri tidak ada, maka bisa digunakan ikan ekor kuning untuk membuat makanan pempek atau otak-otak," kata Cindy,salah satu pengunjung pasar tersebut.
Ikan tenggiri adalah bahan utama pembuatan makanan otak-otak, pempek dan bakso. Jika ikan tenggiri sulit didapatkan atau harganya terlalu mahal maka warga biasanya menggunakan ikan ekor kuning atau ikan lainnya.
Usaha pembuatan dan penjualan pempek,otak-otak dan bakso di Bandarlampung marak atau banyak warga setempat yang menggantungkan perekonomian keluarganya pada usaha tersebut.
Karena mutunya tidak kalah dengan pempek produksi Palembang, pempek Bandarlampung juga digemari warga daerah lainnya.
Sementara itu,harga ikan lainnya di Pasar Lelang masih bertahan tinggi seperti akhir bulan lalu, karena masih sedikit hasil tangkapan nelayan setempat. Misalnya, harga selar bertahan Rp35.000/kg, kakap merah Rp45.000/kg, bawal putih Rp45.000/kg dan rajungan Rp40.000/kg.
Faktor cuaca dan kondisi "terang bulan" berpengaruh terhadap penurunan hasil tangkan nelayan Lampung.
Hasil tangkapan di perairan Sukaraja Bandarlampung juga sedikit sehingga tidak banyak pedagang yang berjualan ikan di pasar ikan di perkampungan nelayan itu.
Menurut sejumlah nelayan payang setempat, hasil tangkapan sedikit karena faktor gelombang dan cuaca.
Meski demikian, nelayan tradisional itu tetap melaut karena hanya itu mata pencaharian mereka.
Berdasarkan pantauan di Pasar Lelang Telukbetung, Bandarlampung, Selasa, harga ikan tenggiri kini berkisar Rp45.000/kg.
Harga ikan tenggiri sebelumnya mencapai Rp65.000/kg, sementara harga ikan ekor kuning kini Rp30.000/kg.
"Jika ikan tenggiri tidak ada, maka bisa digunakan ikan ekor kuning untuk membuat makanan pempek atau otak-otak," kata Cindy,salah satu pengunjung pasar tersebut.
Ikan tenggiri adalah bahan utama pembuatan makanan otak-otak, pempek dan bakso. Jika ikan tenggiri sulit didapatkan atau harganya terlalu mahal maka warga biasanya menggunakan ikan ekor kuning atau ikan lainnya.
Usaha pembuatan dan penjualan pempek,otak-otak dan bakso di Bandarlampung marak atau banyak warga setempat yang menggantungkan perekonomian keluarganya pada usaha tersebut.
Karena mutunya tidak kalah dengan pempek produksi Palembang, pempek Bandarlampung juga digemari warga daerah lainnya.
Sementara itu,harga ikan lainnya di Pasar Lelang masih bertahan tinggi seperti akhir bulan lalu, karena masih sedikit hasil tangkapan nelayan setempat. Misalnya, harga selar bertahan Rp35.000/kg, kakap merah Rp45.000/kg, bawal putih Rp45.000/kg dan rajungan Rp40.000/kg.
Faktor cuaca dan kondisi "terang bulan" berpengaruh terhadap penurunan hasil tangkan nelayan Lampung.
Hasil tangkapan di perairan Sukaraja Bandarlampung juga sedikit sehingga tidak banyak pedagang yang berjualan ikan di pasar ikan di perkampungan nelayan itu.
Menurut sejumlah nelayan payang setempat, hasil tangkapan sedikit karena faktor gelombang dan cuaca.
Meski demikian, nelayan tradisional itu tetap melaut karena hanya itu mata pencaharian mereka.
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bantuan alat tangkap ikan dari PHE OSES bantu produktivitas nelayan Lampung Timur
20 February 2026 15:14 WIB
Seratusan ikan keramat di Cigugur mati, Pemkab Kuningan selidiki penyebabnya
02 February 2026 16:07 WIB
Bupati Lampung Selatan apresiasi aksi protes warga dengan tebar ikan di jalan rusak
11 April 2025 14:18 WIB
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Mulai Februari, penerbangan internasiol melalui Bandara Radin Inten Lampung
14 January 2019 10:31 WIB, 2019
KAI sediakan tiket angkutan terusan rute kertapati-tanjungkarang-gambir
14 December 2018 13:39 WIB, 2018