Produksi Serat Lampung Timur 133 Ton
Jumat, 11 November 2011 6:10 WIB
Sukadana (ANTARA LAMPUNG) - Produksi serat dari tanaman kapuk atau randu di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung mencapai 133,98 ton untuk memenuhi kebutuhan industri dalam dan luar daerah itu.
"Serat tersebut dihasilkan dari 1.209 perajin dengan luas tanam 495,50 hektare dan produktivitas 320,79 kilogram per hektare," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Lampung Timur, Edwin Bangsaratoe di Sukadana, Jumat.
Ia menyebutkan, dari luas keseluruhan itu terdiri atas 35,10 hektare tanaman belum produktif, 417,65 hektare tanaman produktif dan 42,75 hektare tanaman tidak produktif karena sudah tua atau rusak.
"Komoditas itu salah satu tumpuan pendapatan petani di sejumlah kecamatan sehingga perlu penambahan luas tanam untuk meningkatkan produksi serat," katanya.
"Serat tersebut dihasilkan dari 1.209 perajin dengan luas tanam 495,50 hektare dan produktivitas 320,79 kilogram per hektare," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Lampung Timur, Edwin Bangsaratoe di Sukadana, Jumat.
Ia menyebutkan, dari luas keseluruhan itu terdiri atas 35,10 hektare tanaman belum produktif, 417,65 hektare tanaman produktif dan 42,75 hektare tanaman tidak produktif karena sudah tua atau rusak.
"Komoditas itu salah satu tumpuan pendapatan petani di sejumlah kecamatan sehingga perlu penambahan luas tanam untuk meningkatkan produksi serat," katanya.
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Agar tak kena wasir, dokter sarankan konsumsi serat dan Jangan mengejan saat BAB
02 December 2021 18:58 WIB, 2021
Ternyata konsumsi serat yang cukup dapat hindari risiko kanker usus besar
09 September 2021 21:38 WIB, 2021
Kata dokter sebaiknya anak di bawah 2 tahun jangan diberi serat terlalu banyak
30 July 2021 5:54 WIB, 2021
Nissan kembangkan mobil berbahan serat karbon seperti digunakan di pesawat
08 September 2020 10:49 WIB, 2020
Presiden Jokowi harap pengusaha tekstil berhati-hati datangnya resesi global
16 September 2019 15:35 WIB, 2019
Terpopuler - Lampung Timur
Lihat Juga
TNWK lakukan penguatan pengamanan untuk cegah konflik manusia dengan gajah
19 January 2026 18:26 WIB
KLHK evaluasi menyeluruh penanganan konflik gajah liar Way Kambas dengan masyarakat
13 January 2026 22:19 WIB