Sabtu, Puncak Mudik KA
Kamis, 25 Agustus 2011 17:45 WIB
Stasiun Kereta Api Tanjungkang (ANTARA / M.Tohamaksun)
Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Puncak arus mudik penumpang yang akan menggunakan jasa kereta api (KA) di Stasiun Tanjungkarang diprediksi terjadi pada Sabtu dan Minggu atau tiga hari (H-3) dan dua hari (H-2) sebelum Lebaran.
"Hari ini pelajar baru libur sekolah sedangkan pegawai di Lampung rata-rata baru libur Jumat (26/8) sehingga diperkirakan puncak mudik terjadi pada Sabtu dan Minggu," ujar Kepala PT Kereta Api (KA) Sub Divre III.2 Tanjungkarang, Fadhilah, di Bandarlampung, Kamis.
Menurutnya, peningkatan jumlah pemudik di stasiun sudah dan mulai terlihat sejak tujuh hari (H-7) menjelang lebaran, meskipun belum signifikan.
"Pada H-7 lalu jumlah pemudik yang menggunakan jasa kereta api melalui Stasiun Tanjungkarang sebanyak 1.300 orang pemudik dan kemarin (H-6) meningkat sekitar 20 persen," kata dia.
Ia mengatakan, guna mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang pihaknya akan terus mengupayakan agar tidak terjadi penumpukan di stasiun.
Selain penambahan gerbong, ia melanjutkan, pemberlakuan tiket berdiri pun akan dilakukan atas dasar permintaan konsumen.
"Jadi, semua sudah disiapkan agar pemudik di Stasiun ini tidak terbengkalai karena tidak dapat naik kereta yang sudah penuh," terangnya.
Ia mengatakan upaya itu dilakukan guna mengakomodasi atau mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan penumpang di Stasiun Tanjungkarang.
"Batas maksimal penggunaan tiket berdiri itu adalah 50 persen dari ketersediaan tempat duduk (TDD) yang ada, namun tiket itu juga dijual atas permintaan konsumen," imbuhnya.
Tiket berdiri itu, merupakan batas toleransi akan keterangkutan penumpang yang akan menggunakan jasa kereta api.
"Apabila belum terjadi peningkatan, tentunya penumpang dapat menggunakan tiket dengan tempat duduk," terang dia.
Pemberlakuan tiket tersebut, Fadhilah menerangkan, hanya atas permintaan penumpang sebagai upaya pengurangan penumpukan di stasiun kereta api.
Ia menyebutkan, tiket berdiri untuk kelas ekonomi toleransi keterangkutan sekitar 50 persen dari jumlah TDD yang ada.
Sedangkan untuk kelas eksekutif dan kelas bisnis toleransi keterangkutan hanya 25 persen dari jumlah TDD tersedia, ujarnya.
"Hari ini pelajar baru libur sekolah sedangkan pegawai di Lampung rata-rata baru libur Jumat (26/8) sehingga diperkirakan puncak mudik terjadi pada Sabtu dan Minggu," ujar Kepala PT Kereta Api (KA) Sub Divre III.2 Tanjungkarang, Fadhilah, di Bandarlampung, Kamis.
Menurutnya, peningkatan jumlah pemudik di stasiun sudah dan mulai terlihat sejak tujuh hari (H-7) menjelang lebaran, meskipun belum signifikan.
"Pada H-7 lalu jumlah pemudik yang menggunakan jasa kereta api melalui Stasiun Tanjungkarang sebanyak 1.300 orang pemudik dan kemarin (H-6) meningkat sekitar 20 persen," kata dia.
Ia mengatakan, guna mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang pihaknya akan terus mengupayakan agar tidak terjadi penumpukan di stasiun.
Selain penambahan gerbong, ia melanjutkan, pemberlakuan tiket berdiri pun akan dilakukan atas dasar permintaan konsumen.
"Jadi, semua sudah disiapkan agar pemudik di Stasiun ini tidak terbengkalai karena tidak dapat naik kereta yang sudah penuh," terangnya.
Ia mengatakan upaya itu dilakukan guna mengakomodasi atau mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan penumpang di Stasiun Tanjungkarang.
"Batas maksimal penggunaan tiket berdiri itu adalah 50 persen dari ketersediaan tempat duduk (TDD) yang ada, namun tiket itu juga dijual atas permintaan konsumen," imbuhnya.
Tiket berdiri itu, merupakan batas toleransi akan keterangkutan penumpang yang akan menggunakan jasa kereta api.
"Apabila belum terjadi peningkatan, tentunya penumpang dapat menggunakan tiket dengan tempat duduk," terang dia.
Pemberlakuan tiket tersebut, Fadhilah menerangkan, hanya atas permintaan penumpang sebagai upaya pengurangan penumpukan di stasiun kereta api.
Ia menyebutkan, tiket berdiri untuk kelas ekonomi toleransi keterangkutan sekitar 50 persen dari jumlah TDD yang ada.
Sedangkan untuk kelas eksekutif dan kelas bisnis toleransi keterangkutan hanya 25 persen dari jumlah TDD tersedia, ujarnya.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Survei ANTARA: Kepuasan pelanggan KAI saat arus balik Lebaran 2026 91,4 persen
13 April 2026 13:41 WIB
Dompet Dhuafa dan Supermal Karawaci gratiskan kebutuhan lebaran 50 anak yatim
09 April 2026 7:42 WIB
Disparekraf catat 70 ribu wisatawan kunjungi wisata religi di Lampung saat libur Lebaran
04 April 2026 14:54 WIB
Bandara Radin Inten catat layani 83.977 penumpang selama periode Lebaran 2026
01 April 2026 12:13 WIB
ASDP Bakauheni tercatat layani 1,1 juta penumpang selama angkutan Lebaran 2026
29 March 2026 20:06 WIB
Terpopuler - Riil
Lihat Juga
Waykanan-Mesuji ditawarkan sebagai tempat industri gula kepada Taiwan
15 January 2019 18:00 WIB, 2019
Penerbangan Internasional Perdana Melalui Bandara Raden Inten II Pada Februari
11 January 2019 18:18 WIB, 2019