Logo Header Antaranews Lampung

Puncak arus balik, BPH Migas sebut pasokan BBM di Lampung terjaga

Senin, 30 Maret 2026 16:52 WIB
Image Print
Anggota Komite BPH Migas Erika Retnowati (kanan) meninjau infrastruktur bahan bakar minyak ( BBM) dalam rangka puncak arus balik Lebaran 2026 di Lampung, Sabtu (28/3/2026). ANTARA/HO-Humas BPH Migas
Ketersediaan energi menjadi kunci agar perjalanan masyarakat tetap nyaman

Jakarta (ANTARA) - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyebutkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Lampung tetap terjaga di tengah peningkatan mobilitas masyarakat saat puncak arus balik Lebaran 2026.

Anggota Komite BPH Migas Erika Retnowati dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan mobilitas masyarakat yang meningkat saat arus balik Lebaran 2026 menyebabkan kebutuhan energi, khususnya BBM juga meningkat.

"Salah satunya adalah wilayah Lampung sebagai jalur utama penghubung Pulau Sumatra dan Pulau Jawa. Ketersediaan energi menjadi kunci agar perjalanan masyarakat tetap nyaman," jelasnya.

Untuk memastikan kelancaran penyaluran BBM saat puncak arus balik Idul Fitri 1447 H, Erika melakukan monitoring ke Integrated Terminal (IT) Panjang, Pelabuhan Bakauheni, stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji (SPPBE), hingga stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Provinsi Lampung pada Sabtu-Minggu (28-29/3).

Di Pelabuhan Bakauheni, Erika yang juga selaku Ketua Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) Tahun 2026 turut memberikan perhatian pada kelancaran operasional penyeberangan.

Koordinasi intensif dilakukan bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk mendukung suplai energi bagi armada kapal penyeberangan di tengah kepadatan penumpang.

"Kami berkoordinasi erat dengan ASDP untuk menjamin kelancaran bunker BBM kapal. Saat ini, pasokan dalam kondisi aman, sehingga kami optimistis layanan penyeberangan bagi masyarakat tetap lancar tanpa kendala," ujar Erika.

Selanjutnya, Erika meninjau fasilitas penyimpanan di IT Panjang yang menjadi tulang punggung distribusi energi di wilayah tersebut.

Dari total 21 tangki timbun 12 sebagian telah beroperasi, sementara sisanya sembilan tangki tengah menjalani proses revitalisasi, guna menjaga standar keselamatan dan keandalan operasional.

Langkah ini juga menjadi bagian dari penguatan infrastruktur energi di Lampung.

"Fokus meningkatkan kualitas tangki di IT Panjang yang sudah harus masuk masa peremajaan. Targetnya, sembilan tangki tersebut siap beroperasi penuh tahun ini demi memperkuat ketahanan energi jangka panjang di Lampung," ujar Erika.

Ia juga menjelaskan penggunaan bensin mengalami peningkatan seiring tingginya penggunaan kendaraan pribadi oleh masyarakat.

Sementara itu, konsumsi solar mengalami penurunan karena adanya pembatasan operasional kendaraan angkutan barang nonlogistik selama periode libur Lebaran.

Erika juga meninjau SPBU Rest Area Tol Km 87 Lampung yang menjadi salah satu titik krusial bagi pemudik.

"Stok sangat mencukupi untuk seluruh jenis produk BBM. Kami pastikan pasokan tetap aman terkendali bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan balik," ucapnya.

Selain itu, pengawasan juga dilakukan di SPPBE guna meninjau langsung ketersediaan LPG selama periode Idul Fitri.

Dalam kesempatan tersebut, Erika menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasokan energi, khususnya LPG selama arus balik Lebaran.

"Untuk LPG tidak ada peningkatan yang signifikan. Jadi, kelihatannya banyak masyarakat yang mudik, ke wilayah Jawa atau ke wilayah Sumatera Utara. Jadi, untuk LPG khususnya di Lampung tidak terjadi kenaikan yang signifikan," sebutnya.

Turut hadir dalam kegiatan antara lain Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Teknologi Informasi Hilir Migas Abdul Halim, IT Manager Panjang PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Teddy Manuputy, Sales Area Manager Ritel Lampung PPN Bima Kusama Aji, dan General Manager ASDP Bakauheni Partogi Tamba.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Puncak arus balik, BPH Migas: Pasokan BBM di Lampung terjaga



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026