
Bandara Radin Inten catat layani 83.977 penumpang selama periode Lebaran 2026

Sepanjang periode posko angkutan Lebaran 2026, Bandara Internasional Radin Inten II melayani 83.977 penumpang atau ada peningkatan 22 persen dibandingkan periode Lebaran 2025
Bandarlampung (ANTARA) - Pengelola Bandara Radin Inten II Lampung mencatat selama periode angkutan Lebaran 2026, telah melayani sebanyak 83.977 penumpang atau meningkat 22 persen dibandingkan periode Lebaran sebelumnya.
"Sepanjang periode posko angkutan Lebaran 2026, Bandara Internasional Radin Inten II melayani 83.977 penumpang atau ada peningkatan 22 persen dibandingkan periode Lebaran 2025, dengan jumlah pengguna transportasi udara sebanyak 68.367 penumpang," ujar General Manager Bandara Internasional Radin Inten II Kiki Eprina Arieanti, berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Lampung, Rabu.
Ia mengatakan puncak arus mudik telah terjadi pada 19 Maret 2026 dengan jumlah pengguna transportasi udara sebanyak 5.308 orang, sedangkan untuk puncak arus balik terjadi pada 29 Maret 2026 jumlah penumpang ada sebanyak 5.488 orang.
"Dari sisi operasional penerbangan, bandara telah melayani sebanyak 551 pergerakan pesawat selama periode angkutan Lebaran 2026. Ini meningkat 26 persen, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana bandara melayani sebanyak 432 pergerakan pesawat. Peningkatan ini juga didukung oleh terealisasinya 73 penerbangan tambahan," kata dia.
Ia menjelaskan peningkatan trafik di bandar udara pada periode angkutan Lebaran 2026 dilayani secara optimal dan mencatatkan zero accident. Hal tersebut mempertegas peran strategis Bandara Internasional Radin Inten II sebagai pintu gerbang utama konektivitas udara di wilayah Lampung.
"Pertumbuhan trafik periode angkutan Lebaran 2026 ini menjadi motivasi bagi Bandara Internasional Radin Inten II untuk terus meningkatkan kualitas layanan sepenuh hati dan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, guna memberikan pengalaman yang berkesan bagi para pengguna jasa serta utamanya mendukung pengembangan pariwisata serta perekonomian daerah di Provinsi Lampung," ucap dia.
Menurut dia, dengan penutupan operasional Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 yang aktif selama 13-30 Maret 2026, maka periode Angkutan Lebaran 2026 di wilayah bandar udara tersebut telah dinyatakan usai.
"Berkat sinergi yang erat antara PT Angkasa Pura Indonesia sebagai operator bandara dan seluruh pihak, peningkatan lalu lintas penerbangan serta pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 dapat dilayani secara optimal, dengan pencapaian utama adalah terciptanya zero accident," tambahnya.
Baca juga: Bandara Radin Inten layani 64 penerbangan ekstra selama Lebaran 2026
Baca juga: Bandara Radin Inten: Diskon tiket pesawat jadi stimulus bagi penumpang
Baca juga: 5.323 penumpang lalui Bandara Radin Inten pada puncak mudik Lebaran
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
