
Dishub Lampung: Evaluasi mudik perlu antisipasi libur pekerja pabrik

Ternyata kontribusi pekerja pabrik yang ada di Jabodetabek sebagai pemudik ini perlu kita antisipasi ke depan..
Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mengatakan pada pelaksanaan Angkutan Lebaran 2027 nanti perlu diantisipasi pula jadwal libur pekerja pabrik di arus mudik sebagai langkah evaluasi pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026.
Menurut Bambang, karyawan pabrik di area Jabodetabek banyak yang melakukan perjalanan ke Pulau Sumatera.
"Ternyata kontribusi pekerja pabrik yang ada di Jabodetabek sebagai pemudik ini perlu kita antisipasi ke depan. Lalu perlu koordinasi lagi kapan jadwal libur mereka, sebab di arus mudik sempat padat di Pelabuhan Bakauheni terutama di bagian pejalan kaki karena karyawan pabrik baru libur di tanggal 18 Maret. Sehingga kalau ada antisipasi ini tahun depan kami sudah harus siap di pelabuhan," ujar Bambang di Bandarlampung, Kamis.
Dia menjelaskan pada pelaksanaan angkutan lebaran tahun depan pihaknya perlu melakukan persiapan ekstra khususnya untuk mengakomodir kepulangan karyawan pabrik dalam jumlah yang cukup besar di Pelabuhan Bakauheni.
"Dari pelaksanaan tahun ini sudah terbaca polanya karyawan pabrik kebanyakan melakukan perjalanan dengan jalan kaki artinya butuh bus dan sarana yang lainnya. Oleh karena itu kami pun menyarankan nanti pabrik-pabrik kalau bisa memfasilitasi mudik gratis menggunakan bus khusus. Sehingga mereka nyaman dalam perjalanan tidak perlu sambung menyambung, karena cukup merepotkan," ucap dia.
Menurut dia, langkah evaluasi tersebut dilakukan agar pelaksanaan Angkutan Lebaran 2027 dapat berjalan dengan lancar terutama bagi pemudik pejalan kaki yang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni.
"Ini yang perlu kita antisipasi ke depan, dan mudah-mudahan jangka waktu libur di tahun depan juga sama panjangnya. Sebab melalui kebijakan WFA (Work From Anywhere) dan cuti dengan libur lebih panjang bisa membantu mendistribusikan pemudik dan pemilir menjadi beberapa gelombang perjalanan, sehingga tidak terjadi penumpukan di simpul transportasi terutama di Lampung," tambahnya.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Citro Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
