
Sekber Relawan Peduli Bencana gelar Aksi Pray for Indonesia

Bandarlampung (ANTARA) - Sekber Relawan Peduli Bencana menggelar kegiatan “Aksi Pray For Indonesia: Satu Doa, Satu Hati untuk Indonesia Bangkit Kembali" di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (27/9) malam, di tengah berbagai bencana alam dan kebakaran hutan yang melanda sejumlah wilayah Indonesia saat ini.
Kegiatan tersebut diprakarsai sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Melalui doa bersama, kegiatan itu mengajak masyarakat untuk menyatukan hati dan memberikan dukungan moral bagi para korban serta keluarga yang tengah menghadapi situasi sulit.
Aksi dimulai pada pukul 19.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat, komunitas, penggiat alam, organisasi, maupun kelompok lainnya.
“Melalui Aksi Solidaritas Seribu Lilin dan Doa Bersama ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hadir menyatukan hati, memohon kekuatan, kedamaian, serta keutuhan bangsa di tengah ujian bencana yang dihadapi saudara-saudara kita,” kata Ketua Pelaksana Aksi Solidaritas Seribu Lilin, Rhany Maulina.
Ia menambhakan kegiatan tersebut menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana sekaligus mendoakan keselamatan bangsa.
Selain menjadi wadah doa bersama, Aksi Pray For Indonesia diharapkan dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.
Sekber Relawan Peduli Bencana juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya memberikan dukungan secara moral, tetapi turut berkontribusi sesuai kemampuan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Di tengah kondisi Indonesia yang menghadapi berbagai bencana alam dan kebakaran hutan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa solidaritas dan kepedulian masyarakat memiliki peran penting dalam melewati masa-masa sulit.
Pewarta : Asih Aditiya Wulandari
Editor:
Citro Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
