Logo Header Antaranews Lampung

Wagub Lampung: Partisipasi masyarakat bayar pajak bantu pembangunan

Kamis, 4 Juni 2026 00:56 WIB
Image Print
Arsip- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat memberi keterangan. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Bandarlampung (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela mengatakan bahwa adanya partisipasi masyarakat dalam membayar pajak dapat membantu mempercepat program pembangunan daerah.

"Sesuai dengan fokus pemerintah pusat juga, memang fokus dan prioritas Pemerintah Provinsi Lampung tahun ini adalah membantu mempercepat pembangunan," ujar Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela di Bandarlampung, Rabu.

Ia melanjutkan oleh karena itu adanya partisipasi masyarakat dalam membayar pajak dapat menjadi langkah mendorong percepatan pelaksanaan program pembangunan di daerah.

"Memang anggaran untuk pembangunan sudah kami porsikan, yang paling besar memang untuk pembangunan jembatan dan jalan. Sehingga, apabila partisipasi masyarakat dalam pembayaran pajak ini meningkat, itu tentu akan mempercepat program prioritas yaitu pembangunan jalan dan jembatan," katanya.

Dia menjelaskan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah melalui berbagai program salah satunya di sektor pajak dengan memberikan diskon pajak kendaraan.

"Kalau misalnya ini diterima atau partisipasi masyarakat meningkat, akan lebih banyak pendapatan asli daerah yang masuk ke Provinsi Lampung. Maka akan mempercepat program percepatan pembangunan jalan dan jembatan. Sebab pada 2029 kemantapan ruas jalan provinsi ditargetkan mencapai 90 persen," ucap dia.

Diketahui sebelumnya Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah salah satunya melalui sektor pajak.

Sedangkan total realisasi pendapatan asli daerah (PAD) hingga April 2026 mencapai Rp1 triliun.

Bila dirincikan dari total pendapatan asli daerah tersebut realisasi pendapatan pajak mencapai Rp922,6 miliar atau memiliki persentase 28 persen dari target.

Sedangkan yang berasal dari pendapatan retribusi sudah mencapai 30,35 persen dengan nilai Rp146,2 miliar.

Untuk realisasi pendapatan pajak itu berasal dari tujuh sektor pajak yakni pajak kendaraan bermotor (PKB), bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLT). Kemudian dari pajak bahan bakar, pajak rokok, pajak air permukaan, dan pajak alat berat.

Lalu pemerintah daerah pun akan meningkatkan retribusi yang berasal dari jasa umum dan jasa usaha untuk meningkatkan realisasi pendapatan asli daerah di Provinsi Lampung.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026