Logo Header Antaranews Lampung

RUPST SMBR bagikan dividen Rp34,38 miliar kepada pemegang saham

Selasa, 19 Mei 2026 08:04 WIB
Image Print
Foto bersama usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Semen Baturaja Raja (SMBR). (ANTARA/HO-SMBR)
Pembagian dividen menjadi bentuk apresiasi perusahaan kepada pemegang saham

Bandarlampung (ANTARA) -

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) membagikan dividen tunai sebesar Rp34,38 miliar atau setara Rp3,46185 per lembar saham kepada pemegang saham setelah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

"Nilai dividen tersebut setara 20 persen dari laba bersih konsolidasian perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp171,92 miliar," kata Direktur Utama SMBR Suherman Yahya dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Selasa.

Sedangkan, lanjut dia, sisanya sebesar Rp137,53 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis perusahaan.

"Pembagian dividen menjadi bentuk apresiasi perusahaan kepada pemegang saham atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan sepanjang tahun 2025," kata dia.

Menurutnya, Perseroan berhasil menjaga momentum pertumbuhan dan profitabilitas sepanjang Tahun 2025 melalui penguatan operational excellence, efisiensi biaya produksi, serta peningkatan daya saing di pasar.

"Tentunya, pembagian dividen tetap dilakukan dengan menjaga ruang ekspansi bisnis dan keberlanjutan pertumbuhan perusahaan pada masa mendatang," katanya.

Ia menyampaikan bahwa selain menyetujui penggunaan laba bersih, RUPST juga menetapkan perubahan susunan pengurus perseroan serta penyesuaian Anggaran Dasar berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.

"Dalam agenda perubahan pengurus, pemegang saham menyetujui pengangkatan Muhamad Alipudin sebagai Komisaris Utama menggantikan Inosentius Samsul, serta Luthvie Arifin sebagai Komisaris Independen menggantikan Chowadja Sanova," katanya.

Ia mengatakan, manajemen menilai perubahan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG), meningkatkan efektivitas pengawasan, sekaligus mendukung percepatan transformasi bisnis perseroan.

"Memasuki 2026, SMBR optimistis dapat meningkatkan volume penjualan seiring proyeksi tumbuhnya aktivitas infrastruktur dan properti di wilayah Sumatera bagian selatan," kata dia.

Ia juga menegaskan Perseroan juga terus mendorong operational excellence berbasis industri hijau melalui peningkatan penggunaan bahan bakar alternatif serta transformasi digital pada seluruh lini produksi guna meningkatkan efisiensi dan daya saing.

"Dengan fundamental keuangan yang dinilai semakin sehat serta dukungan pemangku kepentingan, SMBR menargetkan dapat melanjutkan tren pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi industri konstruksi nasional," kata dia.




Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026