Logo Header Antaranews Lampung

Kemnaker Lampung perkuat pelatihan vokasi guna bentuk SDM yang siap kerja

Senin, 18 Mei 2026 21:40 WIB
Image Print
Koordinator Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PPV) Kementerian Ketenagakerjaan Lampung Aris Harmoko. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Saat ini, kami ingin berkontribusi lebih terhadap peningkatan keterampilan anak-anak usia produktif

Bandarlampung, Lampung (ANTARA) - Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PPV) Kementerian Ketenagakerjaan Provinsi Lampung memperkuat pelatihan vokasi melalui operasional pelatihan di lima kejuruan untuk membentuk sumber daya manusia (SDM) yang siap kerja.

"Dalam pelaksanaan pelatihan vokasi terdapat lima program atau kejuruan yang ada di Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas yang dilaksanakan, yakni kejuruan elektronik, kelistrikan, administrasi perkantoran, kecantikan dan menjahit," ujar Koordinator Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PPV) Lampung Aris Harmoko di Bandarlampung, Lampung, Senin.

Ia mengatakan pelaksanaan penguatan pelatihan vokasi di lima kejuruan tersebut dilakukan untuk membentuk tenaga kerja yang berdaya saing.

Semua dilakukan secara gratis bahkan mendapatkan fasilitas pendukung seperti baju seragam, BPJS Ketenagakerjaan, subsidi uang transportasi, dan uang harian.

"Saat ini, kami ingin berkontribusi lebih terhadap peningkatan keterampilan anak-anak usia produktif setelah lulus SMA atau SMK, dalam rangka untuk memberikan pembekalan teknis tenaga kerja. Harapannya setelah mereka mendapatkan pelatihan teknis, akan mudah untuk mendapat pekerjaan, baik bekerja di perusahaan, dunia industri, atau mereka berwirausaha," katanya.

Dia menjelaskan selama pelatihan tersebut selain diberikan pelatihan teknis, diarahkan juga agar peserta dapat berwirausaha, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja.

"Pelatihan ini jangkauannya tidak hanya untuk generasi muda atau gen Z di Lampung, tapi juga mencakup provinsi sekitar. Karena dari pelatihan yang sebelumnya juga ada pendaftar dari beberapa provinsi tetangga, salah satunya Sumatera Selatan," ucap dia.

Menurut dia, untuk kuota peserta yang disiapkan dari lima kejuruan tersebut total ada sebanyak 80 orang, dengan 16 orang peserta per program atau kejuruan.

"Untuk pendaftaran sangat mudah sekali, calon pendaftar itu harus mendaftarkan diri di situs siapkerja.kemnaker.go.id. Nanti, ketika sudah terdaftar di situ, langsung bisa mendaftar pelatihan yang ada. Dan akun itu nanti bisa digunakan untuk mencari pekerjaan, magang dan lain sebagainya," tambahnya.

Ia melanjutkan Satpel PVP Lampung sebelumnya adalah Balai Latihan Kerja Bandarlampung milik Provinsi Lampung. Di 2022 diserahterimakan kepada Kementerian Ketenagakerjaan, namun program pelatihan vokasi tetap dilakukan seperti sebelumnya.

"Jadi sekarang dalam masa transisi sebelum menjadi balai secara mandiri, tujuan serta pelaksanaan program pelatihan vokasinya masih sama dengan fokus meningkatkan daya saing, keterampilan tenaga kerja," ujar dia.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026