
Kanwil Kemenham Lampung ajak komunitas jadi agen perubahan HAM

Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenham) Lampung, Basnamara, menegaskan pentingnya peran komunitas dalam memperkuat pemahaman dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) di tengah masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan komitmen nyata Kementerian HAM RI, khususnya Kanwil Lampung, dalam memperkuat pemahaman, penghormatan, dan pemajuan HAM di seluruh lapisan masyarakat," ujar dia, kegiatan "Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia bagi Komunitas di Wilayah Lampung" di Bandaroampung, Jumat.
Ia menekankan bahwa pelaksanaan HAM di Provinsi Lampung harus menggunakan pendekatan inklusif. Hal ini terlihat dari keberagaman peserta yang hadir, mulai dari komunitas pemuda, olahraga, perempuan, disabilitas, keagamaan, kesehatan, sosial, pendidikan, hingga awak media.
Menurutnya, HAM tidak boleh hanya dipandang sebagai instrumen hukum yang kaku, melainkan nilai kemanusiaan yang hidup.
"HAM bukan sekadar hak hukum, tetapi juga nilai kemanusiaan universal yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari; baik di keluarga, sekolah, tempat kerja, maupun di ruang publik," jelasnya.
Lebih lanjut, Basnamara mengajak para peserta untuk tidak sekadar menjadi pendengar, tetapi menjadi garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai keadilan.
"Kehadiran peserta sekalian bukan hanya sebagai peserta, melainkan sebagai agen perubahan yang akan membawa semangat HAM kembali ke komunitas masing-masing," tegas Basnamara.
Ia juga berharap forum tersebut menjadi ruang diskusi aktif bagi para pegiat komunitas untuk saling berbagi pengalaman serta memberikan masukan konstruktif bagi pemerintah.
"Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi langkah nyata menuju masyarakat Lampung yang lebih adil, inklusif, dan berkeadaban," pungkasnya
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
