Logo Header Antaranews Lampung

Mobil China kian agresif rebut pasar, BYD jadi 5 besar terlaris di Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 18:39 WIB
Image Print
BYD Atto 3 Advance Plus yang ada di IIMS 2026. ANTARA/Chairul Rohman

Jakarta (ANTARA) - Merek-merek otomotif asal China terus menunjukkan agresivitas di pasar Indonesia, dengan sejumlah merek berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan signifikan, bahkan mulai menekan dominasi merek-merek Jepang tahun ini.

BYD menjadi merek China dengan performa paling menonjol. Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari-April 2026, yang diakses Jumat, BYD membukukan wholesales 17.098 unit dengan pangsa pasar 5,9 persen.

Capaian itu membuat BYD berhasil unggul atas Honda yang mencatat 15.893 unit, sekaligus menempati posisi merek dengan kepanjangan Build Your Dreams itu di peringkat kelima merk terlaris nasional.

Selain BYD, Jaecoo juga tampil agresif. Pendatang baru yang masuk Indonesia pada awal 2025 tersebut berhasil mencatat penjualan 11.284 unit hanya dalam empat bulan pertama tahun ini, menempati posisi ke-7, hanya satu peringkat di bawah Honda yang telah lebih dari 50 tahun berada di pasar otomotif tanah air.

Sementara itu merek-merek Tiongkok lainnya Wuling membukukan 5.178 unit, Geely 4.703 unit, dan Chery 4.348 unit.

Merek China lainnya juga mulai menunjukkan kontribusi penjualan yang semakin besar. AION mencatat 3.032 unit, Denza 2.149 unit, GWM 1.127 unit, Jetour 947 unit, dan Xpeng 853 unit. Sementara BAIC mencatat 235 unit dan Changan 207 unit.

Jika digabungkan, total wholesales merek-merek China tersebut mencapai lebih dari 50 ribu unit sepanjang Januari-April 2026. Angka itu menunjukkan penetrasi brand China di pasar otomotif nasional semakin kuat, terutama di segmen kendaraan listrik dan hybrid.

Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebagian besar merek China juga mengalami kenaikan penjualan. BYD misalnya, pada Januari-April 2025 mencatat 9.214 unit, sementara tahun ini melonjak menjadi 17.098 unit. Geely yang pada Januari-April 2025 membukukan 405 unit kini naik menjadi 4.703 unit.

Jaecoo yang baru mulai mencatat penjualan pada pertengahan 2025 juga langsung menembus 11.284 unit tahun ini. Xpeng yang pada 2025 hanya mencatat 894 unit sepanjang tahun, kini sudah mencapai 853 unit hanya dalam empat bulan pertama 2026.

Di tengah derasnya ekspansi merek China, Toyota masih memimpin pasar nasional dengan wholesales 86.270 unit, disusul Daihatsu 48.280 unit. Sementara total wholesales nasional seluruh merek Januari-April 2026 tercatat mencapai 289.787 unit.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mobil China kian agresif rebut pasar, BYD jadi 5 besar terlaris di RI



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026