
Pertamina pastikan pasokan LPG di Lampung aman hingga usai Idul Fitri

Pertamina memastikan pasokan LPG, khususnya LPG subsidi 3 kg, dalam kondisi aman dan mencukupi.
Bandarlampung (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menjamin ketersediaan liquefied petroleum gas (LPG) di wilayah Provinsi Lampung dalam kondisi aman dan mencukupi selama masa Idul Fitri 1447 hijriah hingga periode usai hari raya.
"Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) telah melakukan pemantauan di sejumlah stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji (SPPBE) wilayah Lampung, untuk memastikan kondisinya aman dan mencukupi," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto, dalam keterangannya di Bandarlampung, Selasa.
Ia menyebutkan pengawasan dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus ditingkatkan untuk menjamin kelancaran penyaluran.
"Pertamina memastikan pasokan LPG, khususnya LPG subsidi 3 kg, dalam kondisi aman dan mencukupi. Kami memantau langsung bersama BPH Migas di SPPBE wilayah Lampung untuk memastikan distribusi berjalan optimal dan tepat sasaran," ujar Tjahjo.
Anggota Komite BPH Migas Erika Retnowati mengapresiasi langkah proaktif Pertamina dalam menjaga ketahanan energi di daerah. Berdasarkan pengecekan lapangan, stok dan proses distribusi di Lampung terpantau terkendali.
"Secara umum, kondisi di wilayah Lampung aman. Kami bersama Pertamina memastikan stok tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa libur lebaran," ungkap Erika.
Sebagai upaya memitigasi lonjakan konsumsi, Pertamina telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, diantaranya menambah pasokan di luar alokasi reguler jika terjadi kenaikan permintaan yang signifikan.
Kemudian, mempercepat jalur suplai dari SPPBE ke pangkalan-pangkalan resmi, serta bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum guna mengawal stabilitas stok di lapangan.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg langsung di pangkalan resmi. Hal ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan harga sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah serta menjamin keaslian produk.
Selain itu, konsumen kategori mampu diharapkan beralih menggunakan LPG non-subsidi seperti bright gas. Langkah ini diperlukan agar alokasi LPG subsidi 3 kg dapat lebih tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak dan membutuhkan.
Baca juga: ESDM pastikan stok energi di jalur mudik Lampung aman dan memadai
Baca juga: Pertamina Sumbagsel pastikan pasokan energi aman selama Lebaran
Baca juga: Pertamina dan Pemprov Lampung pastikan pasokan BBM dan LPG aman
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
