
Petugas evakuasi korban hanyut akibat banjir di Lampung Selatan

Alhamdulillah anak yang hanyut terbawa arus banjir pada Jumat malam sudah ditemukan dan sudah berhasil dievakuasi oleh SAR gabungan
Lampung Selatan (ANTARA) - Petugas SAR gabungan berhasil melakukan evakuasi terhadap seorang bocah bernama Diki Cahyana (9) warga Desa Kecamatan Tanjung Bintang yang hanyut akibat banjir bandang di Lampung Selatan.
Kepala Bidang Damkar Dinas Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriansyah, Sabtu, menjelaskan korban ditemukan di aliran sungai dalam keadaan meninggal dunia.
"Alhamdulillah anak yang hanyut terbawa arus banjir pada Jumat malam sudah ditemukan dan sudah berhasil dievakuasi oleh SAR gabungan,” kata dia.
Menurutnya, peristiwa banjir bandang tersebut terjadi akibat hujan deras yang melanda wilayah itu pada Jumat (6/3) sore.
"Saat ini petugas Damkarmat Lampung Selatan bersama BPBD dan Basarnas membatu warga membersihkan rumahnya dari lumpur sisa banjir,” ucapnya.
Berdasarkan laporan sementara katanya, terdapat tujuh desa di Kecamatan Jati Agung yang terdampak banjir akibat hujan deras tersebut.
"Data sementara saat ini ada tujuh desa yang terdampak banjir. Tujuh desa tersebut yakni Desa Pajar Baru, Gedung Harapan, Karang Anyar, Way Hui, Jati Sari, Permata Asri dan Mogo Dadi,” ujarnya.
Ia menjelaskan banjir bandang tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu. Oleh karena itu, ia meminta kepada warga agar lebih waspada terhadap potensi bencana banjir susulan yang sewaktu-waktu bisa terjadi, sebab daerah tersebut masih sering diguyur hujan.
Baca juga: Ratusan rumah terdampak banjir akibat hujan deras di Lamsel
Baca juga: Tim SAR temukan korban banjir hanyut di Bandarlampung
Baca juga: Petugas gabungan evakuasi warga korban banjir di Lampung Selatan
Pewarta : Riadi Gunawan
Editor:
Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
