
Satgas MBG Lampung minta SPPG beri menu sesuai standar pada Ramadhan

Petunjuk teknis mengenai pemberian menu MBG selama Ramadhan sudah jelas yakni makanan yang diberikan boleh setengah basah seperti kering tempe, susu, pisang, bubur kacang hijau
Bandarlampung (ANTARA) - Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Lampung Saipul meminta kepada seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya agar dapat memberikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar dan aturan yang berlaku selama Ramadhan.
"Petunjuk teknis mengenai pemberian menu MBG selama Ramadhan sudah jelas yakni makanan yang diberikan boleh setengah basah seperti kering tempe, susu, pisang, bubur kacang hijau, atau makanan kering dan jenis makanan yang dapat dipastikan bisa bertahan sampai waktu berbuka puasa," ujar Saipul di Bandarlampung, Sabtu.
Ia pun meminta kepada seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dapat memberikan menu sesuai ketentuan serta layak konsumsi selama berlangsungnya Ramadhan.
"Seharusnya semua bisa berjalan dengan baik, hanya saja kadang ada SPPG yang tidak sesuai aturan seperti memberikan telur mentah yang rentan pecah saat dibagikan ke siswa sekolah dasar, meskipun awet tapi tidak bisa dipastikan bisa dikonsumsi mungkin saja bisa pecah di perjalanan," katanya.
Selain itu, lanjut dia, terkadang menu yang diberikan sesuai dengan pembiayaan yakni sebesar Rp10 ribu per paket makanan, tetapi terkadang tidak memenuhi angka kecukupan gizi bagi anak.
"Kadang itu yang sering diprotes adalah angka kecukupan gizi dalam menu, meski menu tersebut nominalnya telah sesuai dengan pembiayaan yakni sebesar Rp10 ribu per paket. Oleh karena itu SPPG juga perlu memperhatikan ini, serta perlu membuat variasi dalam pemberian menu selama Ramadhan," ucap dia.
Menurut dia, pihaknya akan terus melakukan pengawasan serta evaluasi kepada dapur SPPG selama Ramadhan, agar menu MBG yang diberikan kepada sasaran penerima selain sesuai dengan nilai pembiayaan juga memenuhi angka kecukupan gizi yang ditentukan.
"Ini masih terus kita evaluasi terus seluruh pelaksanaannya, lalu kita pun sudah melakukan koordinasi dengan Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis yang ada di kabupaten serta kota, dan juga kepada pihak terkait dalam pelaksanaan serta pengawasan operasional dapur," tambahnya.
Baca juga: Seskab bantah anggaran pendidikan akan dipangkas untuk MBG
Baca juga: DPRD Lampung tekankan pentingnya standarisasi dan penguatan dapur MBG
Baca juga: Pemprov Lampung ikut awasi ketat operasional dapur SPPG
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
