
Dinkes sebut sampel makanan SPPG Sumber Rejo terpapar bakteri

Cemaran bakteri pada makanan olahan dapat terjadi akibat proses pengolahan, penyimpanan, maupun higienitas peralatan dan bahan baku yang kurang optimal
Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandarlampung menyampaikan bahwa berdasarkan hasil laboratorium sejumlah makanan yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumber Rejo terpapar bakteri.
"Berdasarkan hasil uji laboratorium Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandarlampung menyatakan sejumlah sampel makanan dari SPPG Sumber Rejo, Kemiling, mengandung bakteri yang menyebabkan ratusan siswa di tiga sekolah keracunan," kata Kepala Dinkes Kota Bandarlampung Muhtadi Arsyad Tumenggung, dihubungi di Bandarlampung, Kamis.
Dia menyampaikan sampel tumis tahu, buncis, dan wortel, ditemukan hasil positif Bacillus cereus, yakni bakteri patogen yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare.
"Kemudian pada sampel ikan dori filet terdeteksi kandungan Bacillus cereus dan Salmonella, yang juga termasuk bakteri penyebab penyakit bawaan pangan (foodborne disease)," kata dia.
Namun, lanjutnya, untuk sampel makanan lainnya seperti nasi putih, telur ceplok, saus lada hitam, timun segar, anggur, orek tempe, rebusan buncis dan wortel, salak, serta saus barbeque juga dinyatakan negatif dari parameter bakteri patogen.
"Cemaran bakteri pada makanan olahan dapat terjadi akibat proses pengolahan, penyimpanan, maupun higienitas peralatan dan bahan baku yang kurang optimal," kata dia.
Dia menambahkan para korban yang terdampak makanan yang disiapkan oleh SPPG Sumber Rejo saat ini sudah dalam kondisi sehat, termasuk lima orang yang dirawat di rumah sakit.
"Kami harap kejadian seperti ini (keracunan MBG) tidak terulang lagi di Bandarlampung, sehingga diharapkan seluruh SPPG yang beroperasi di kota ini dapat menjaga keamanan pangannya," kata Muhtadi.
Sebagai informasi, ratusan siswa dari tiga sekolah di Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung, diduga keracunan makanan dari Program MBG pada Rabu (13/2). Rata-rata para siswa tersebut mengalami diare sehingga tidak bisa masuk sekolah.
Atas insiden tersebut Badan Gizi Nasional (BGN) telah menutup sementara SPPG Sumber Rejo sampai ada tindakan steril dan renovasi pada dapur MBG.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Soal keracunan, Dinkes: Sampel MBG SPPG Sumber Rejo terpapar bakteri
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
