
HKA gandeng Sumitomo gelar pelatihan alat berat guna perawatan JTTS

Kegiatan itu guna mendukung keberlanjutan pembangunan dan perawatan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)
Bandarlampung (ANTARA) - PT Hakaaston (HKA) menggandeng Sumitomo memberikan pelatihan kepada karyawan HKA bagian operator dan mekanik alat berat jenis asphalt finisher di Kantor Unit Produksi Asphalt Mixing Plant (AMP) Lematang, Lampung Selatan Provinsi Lampung.
"Kegiatan itu guna mendukung keberlanjutan pembangunan dan perawatan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)," kata Direktur Operasi HKA Martin Nababan dalam keterangannya di Bandarlampung, Selasa.
Ia mengatakan pelatihan tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan yang berusaha konsisten menghasilkan pekerjaan serta hasil terbaik dalam penyelenggaraan konstruksi jalan tol dengan meningkatkan kompetensi para pekerja.
"Harapannya materi yang disampaikan oleh teman-teman dari Sumitomo mengenai alat berat asphalt finisher bisa diserap secara maksimal oleh para operator dan mekanik, sehingga aplikasi di lapangan nantinya bisa optimal," imbuh Martin.
Ia juga mengungkapkan bahwa HKA saat ini tengah mengembangkan sistem terintegrasi untuk memantau pekerjaan, jam operasional, serta berbagai parameter penting alat berat secara berkesinambungan yang dapat diakses setiap saat. Sistem ini diharapkan meningkatkan efektivitas, akurasi, dan transparansi pengelolaan peralatan di seluruh unit produksi HKA.
Martin menegaskan bahwa kombinasi peningkatan kompetensi SDM dan pemanfaatan teknologi tersebut akan memperkuat kinerja HKA dalam mendukung pembangunan dan perawatan Jalan Tol Trans Sumatera secara berkelanjutan.
PSementara pelatihan tersebut difokuskan pada pengoperasian dan perawatan asphalt finisher yang disampaikan langsung boleh pemateri dari Sumitomo dan diikuti oleh dua puluh sembilan peserta yang terdiri dari operator dan mekanik alat berat jenis asphalt finisher HKA dari unit produksi yang ada di Pulau Sumatra dan Pulau Jawa.
Alat berat asphalt finisher adalah mesin konstruksi yang berfungsi untuk menghamparkan dan meratakan campuran aspal panas di permukaan jalan, landasan pacu, atau area datar lainnya dengan ketebalan dan lebar yang ditentukan.
Alat ini memastikan kualitas permukaan aspal yang rata dan halus sebelum pemadatan lanjutan oleh alat lain.
Pemateri dari Sumitomo, Renaldi menegaskan bahwa pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut bertujuan untuk mendapatkan hasil pekerjaan yang maksimal dengan memperhatikan cara kerja dan pengoperasian yang tepat menggunakan asphalt finisher Sumitomo.
“Selain cara kerja dan juga pengoperasian, kita juga memberikan pemahaman kepada peserta soal perawatan asphalt finisher, dan selama tiga hari tersebut kita melakukan materi, praktik dan juga post test agar para peserta benar-benar memahami materi yang disampaikan dan bisa diaplikasikan dalam pekerjaan kedepannya,” imbuh Renaldi.
Uman Setiadi peserta pelatihan dari Unit Produksi Jabodetabek mengatakan selama pelatihan dirinya mendapatkan materi soal seting alat asphalt finisher, mulai dari pengoperasian awal, kemudian parameter apa saja yang perlu disesuaikan dengan kondisi hamparan.
“Alhamdulillah materinya sangat bermanfaat bagi kami para operator dan juga mekanik, kami bisa langsung menyampaikan keluhan serta kendala kemudian para pemateri langsung memberikan solusi bagaimana mengatasinya, harapannya ke depan semakin banyak lagi peningkatan kompetensi bagi para karyawan, sehingga pembelajaran bisa diaplikasikan dalam pekerjaan,” tambahnya.
Baca juga: Pengelola Tol Bakauheni-Terbanggi Besar bantu normalisasi irigasi sawah Lampung Selatan
Baca juga: HKA dan dunia pendidikan berkolaborasi wujudkan aspal ramah lingkungan
Baca juga: HKA tingkatkan layanan lewat peningkatan kompetensi petugas tol
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
