Lampung segera percepat pembangunan infrastruktur

id Infrastruktur Lampung, percepatan pembangunan infrastruktur

Lampung segera percepat pembangunan infrastruktur

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi tengah memberi keterangan. Bandarlampung, Senin (27/12/2021) ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung segera melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di daerah tersebut guna mendongkrak perekonomian setempat.

"Kita sudah inventarisasi dan ternyata pembangunan infrastruktur berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi, jadi akan dilakukan percepatan pembangunan infrastruktur," kata Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi di Bandarlampung, Senin.

Ia menjelaskan, percepatan pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan untuk mempermudah konektivitas antar daerah sehingga dapat mendongkrak perekonomian.

"Pada APBD 2021 telah ditargetkan jalan provinsi sepanjang 54,22 kilometer telah mampu ditangani, sebab jalan ini jadi salah satu penunjang pengiriman logistik," katanya.

Dia mengatakan, kemantapan jalan provinsi juga mengalami peningkatan dari sebelumnya sebesar 74,41 persen menjadi 76,04 persen.

"Selain jalan ada infrastruktur prioritas yang ditingkatkan yakni perbaikan jaringan irigasi sebanyak 26 unit, embung 10 unit, bendung 2 unit, tanggul sungai 7 unit," ucapnya.

Ia melanjutkan, melakukan normalisasi sungai, pembangunan dinding pengaman pantai, sumur air tanah dan air baku, pengembangan SID pengendali banjir Semangka.

"Kita berharap percepatan pembangunan infrastruktur cepat terjadi, karena di Lampung ada pula proyek strategis nasional dan proyek strategis daerah yang masih terus berlangsung," katanya.

Dia mengatakan, di rencanakan pula akan di bangun rumah sakit bertaraf internasional yang nantinya akan dibangun bersama dengan bandar udara.

"Di rencanakan juga akan ada rumah sakit internasional di masa depan di dekat bandara. Jadi warga sekitar Lampung yang sakit tidak usah keluar negeri bisa ke sini, dan keluarga yang menunggu pasien bisa sembari berwisata karena banyak destinasi wisata," ujarnya.