
Pemprov Lampung percepat pengerjaan perbaikan infrastruktur jalan 2026

Pada 2025, persentase kemantapan jalan provinsi sebesar di 75 persen
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melakukan percepatan pengerjaan perbaikan infrastruktur jalan di tahun anggaran 2026.
Pembangunan jalan tahun 2026 dilakukan lebih cepat untuk menjawab harapan masyarakat. Di April ini kita sudah lakukan pengerjaan perbaikan jalan. Ini adalah harapan seluruh masyarakat Lampung selama ini," ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam keterangannya di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan dengan percepatan pengerjaan perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan tersebut, ditargetkan akan ada peningkatan signifikan terhadap kemantapan jalan di Provinsi Lampung.
"Pada 2025, persentase kemantapan jalan provinsi sebesar di 75 persen. Melalui percepatan di 2026, kami bangun hampir 200 kilometer jalan dengan target untuk mencapai kemantapan jalan provinsi sebesar 86 persen," katanya.
Dia menjelaskan khusus di Kabupaten Lampung Tengah, target peningkatan kemantapan jalan akan jauh lebih tinggi.
"Saat ini kemantapan jalan di Kabupaten Lampung Tengah sudah 89 persen. Dan kami targetkan akhir 2026 bisa mencapai 98 persen," ucap dia.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur jalan saja tidak cukup, sehingga perlu juga dilakukan upaya dari semua pihak untuk memastikan jalan yang telah terbangun tetap dalam kondisi yang baik dalam jangka panjang.
Kemudian ada tiga faktor utama penyebab kerusakan jalan di daerahnya yang harus segera dibenahi yaitu keadaan drainase yang buruk, beban kendaraan yang berlebih, dan rendahnya kualitas konstruksi jalan.
"Ada tiga hal utama yang harus dipahami bersama yaitu kualitas jalan, kondisi drainase, dan beban kendaraan. Kalau tiga ini tidak dijaga, jalan akan cepat rusak," tambahnya.
Ia pun meminta kepada para pelaksana proyek agar menjaga kualitas konstruksi sebagai fondasi Utama pelaksanaan pengerjaan perbaikan atau pembangunan jalan. Di sisi lain, pemerintah dan masyarakat juga diminta menjaga fungsi drainase agar air tidak merusak struktur jalan, serta meningkatkan kesadaran terhadap bahaya kendaraan yang kelebihan muatan.
"Jalan ini harus kita jaga bersama. Jangan sampai baru dibangun, cepat rusak lagi. Kemudian seluruh material konstruksi seperti semen dan batu wajib melalui uji laboratorium untuk memastikan kualitasnya sesuai standar," kata dia.
Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar membangun infrastruktur, melainkan bagian dari upaya besar membangun perekonomian, membangun mobilitas sosial masyarakat, dan membangun peradaban yang lebih maju.
"Mari kita bangun sekaligus jaga. Karena jalan yang baik akan membuka akses ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat. Dan penting juga melakukan perawatan jalan secara berkala, termasuk menjaga kebersihan saluran air dan drainase sebagai bagian dari menjaga jalan yang berkelanjutan. Kalau dijaga bersama, manfaatnya akan dirasakan jauh lebih lama oleh masyarakat," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov Lampung percepat pengerjaan perbaikan jalan 2026
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
