Lampung salurkan dana BOS Rp1,12 triliun

id pemprov lampung, dana bos, salurkan dana bos,Lampung.antaranews.com

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekubang Theresia Sormin, di Bandarlampung, Senin (19/8/2019) (Antara Lampung/HO)

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat telah menyalurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) reguler lebih dari Rp 1,128 triliun dari pagu sebesar Rp1,462 triliun.

"Dana BOS tersebut diberikan bagi jenjang satuan pendidikan dasar, satuan pendidikan menengah dan satuan pendidikan khusus se-Provinsi Lampung hingga triwulan tiga," kata Staf Ahli Gubernur Bidang Ekubang Theresia Sormin, di Bandarlampung, Senin.

Sementara untuk Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) Tahun 2019, Pemprov Lampung telah menyalurkan Rp79 miliar bagi SMA dan SMK di 6 kabupaten/kota yakni Bandarlampung, Lampung Barat, Pesisir Barat, Waykanan, Lampung Utara dan Mesuji.

"Diharapkan, dana BOS ini dapat membantu pendanaan biaya operasional dan nonoperasional sekolah, meringankan beban biaya sekolah bagi peserta didik pada sekolah serta meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah," ujar Theresia.

Ia mengatakan, jika mengacu pada RPJMD 2019-2024 fokus pembangunan di Provinsi Lampung yakni sektor pendidikan.

" Adapun program prioritasnya antara lain smart school dan revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Lampung mengaji, memberikan bantuan kepada para guru honorer dan guru mengaji," ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mendorong agar penggunaan bahasa dan aksara Lampung untuk digalakkan di sekolah-sekolah.

Berdasarkan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 39 Tahun 2014 Pemprov Lampung akan menyusun kurikulum muatan lokal mata pelajaran bahasa dan aksara Lampung bagi satuan pendidikan menengah dan satuan pendidikan khusus.

"Pembelajaran bahasa Lampung diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam bahasa Lampung dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tulisan," tambahnya.
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar