Perguruan Pencak Silat Macan Kumbang gelar pentas seni se- Bandarlampung

id Pencak Silat Bandarlampung,Seni Bela diri,Macan Kumbang

Perguruan Pencak Silat Macan Kumbang gelar pentas seni se- Bandarlampung

Seorang Pemuda sedang melakukan Peragaan seni bela diri, pada acara pentas seni pencak silat yang digelar perguruan Macan Kumbang Bandarlampung, Selasa malam, (9/7/2019). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Perguruan pencak silat macan kumbang mengelar pentas seni bela diri se- Kota Bandarlampung dalam rangka menjalin silahturahim antarsesama pengurus aksi bela diri yang ada di kota itu.

"Acara ini diadakan selain ajang menjalin silahturahmi sekaligus untuk memperkenalkan aksi bela diri asli Indonesia kepada masyarakat luas terutama kaum milenial," kata Pembina dan Pelatih Perguruan Macan Kumbang, Marsan, di Bandarlampung, Selasa malam.

Tujuan lain dari kegiatan ini, lanjut dia, untuk menghidupkan kembali seni bela diri di Kota Bandarlampung yang sekarang sudah mulai tidak terlihat lagi.

Menurut dia, penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap menjaga kesenian asli Indonesia ini agar tidak menghilang ditelan zaman sebab pencak silat adalah peninggalan leluhur yang wajib dilestarikan.

"Kita bisa lihat seni ini bisa dikatakan sudah tidak terlihat lagi di sini maka dari itu dengan adanya kegiatan ini bisa membangkitkan kembali kejayaan pencak silat," kata dia.

Harapan lainnya, lanjut dia, bahwa generasi-generasi muda yang ikut dalam perguruan pencak silat di kemudian hari dapat menjadi atlet-atlet nasional yang mewakili Bandarlampung.

Pada acara yang digelar di Jalan Dr. Harun II, Gang Kelutum 1, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjung karang Timur, Bandarlampung tersebut diikuti oleh sembilan perguruan pencak silat yang ada di Kota Tapis Berseri.

Perguruan pencak silat tersebut yakni Macan Kumbang, Macan Sumbat, Macan Putih, Pancasona, Badak Ireng, Panca Sukma, Jalak Tunda, Bandrong, dan Tari Kolot Kebun Djeruk Hilir (TKKDH).
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar