Logo Header Antaranews Lampung

Gubernur dijadwalkan resmikan RTH Taman Gajah

Selasa, 6 Februari 2018 16:14 WIB
Image Print
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung, Edarwan (Foto: ist)
Peresmian akan meriah karena ada jalan sehat dan air mancur berwarna warni. Peresmian PKOR di Way Halim akan dilakukan pagi hari usai jalan sehat, sedangkan persmian RTH Taman Gajah dilakukan malam hari, kata Edarwan

Bandarlampung (Antaranews Lampung) - Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dijadwalkan meresmikan ruang terbuka hijau Taman Gajah dan sejumlah prasarana olahraga di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim, Bandarlampung, 10 Februari 2018.

"Peresmian akan meriah karena ada jalan sehat dan air mancur berwarna warni. Peresmian PKOR di Way Halim akan dilakukan pagi hari usai jalan sehat, sedangkan persmian RTH Taman Gajah dilakukan malam hari," kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung, Edarwan, di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan bahwa untuk peresmian RTH yang disebut juga dengan Taman Gajah di Lapangan Enggal akan diresmikan Gubernur Lampung pada pukul 20.00 WIB.

Menurutnya, berbagai kegiatan akan mewarnai peresmian RTH termasuk atraksi air mancur warna warni dengan diiringi musik yang indah.

Ia mengatakan RTH Taman Gajah sudah selesai pembangunannya. Pembangunan RTH Taman Gajah dibagi menjadi dua tahap.

Pada tahap pertama, yang telah selesai dibangun yakni Taman Gajah, lapangan multifungsi, lapangan skate board, dan musala serta Taman Manula.

Menurut Edarwan, taman utama RTH ini diberi nama Taman Gajah, sebab, Lampung branding dengan gajahnya. Selain itu, di lokasi tersebut dekat dengan Bundaran Tugu Gajah (Tugu Adipura).

"Untuk tahap pertama menggunakan APBD murni 2017 sebesar Rp7 miliar. Untuk tahun 2018 ini kita anggarkan lagi Rp5 miliar," ungkapnya.

Anggaran Rp5 miliar tersebut, lanjut Edarwan, akan digunakannya untuk membangun kids park, yaitu ruang terbuka dan bermain anak-anak yang menyatu dengan alam.

Kemudian, dibangun daycare dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang dilengkapi fasilitas bermain dan ruang edukasi untuk anak.

Lalu, ada air mancur dan mini teater untuk mengakomodasi para pekerja seni sebagai ruang aktualisasi pertunjukan kesenian, dan arena pertunjukan air.

"Pembangunan RTH ingin mengambil energi berlebih anak muda atau masyarakat untuk hal yang positif. Untuk itu, Pemprov Lampung mengajak masyarakat guna memanfaatkan RTH tersebut menjadi ruang publik yang memiliki aura positif," tuturnya.

Kemudian, pembangunan sarana dan prasarana yang dibangun di PKOR Wayhalim ini menggunakan anggaran APBD Murni tahun 2017. Saat ini pembangunannya telah menghabiskan dana sebesar Rp30 miliar dengan melibatkan 14 rekanan.

Ia menjelaskan, pembangunan yang dilakukan tahun lalu terdiri atas gerbang PKOR, trak untuk joging, penataan halaman plaza, masjid, taman bermain skate park, kolam gajah dan food court, lapangan softball, MCK (mandi cuci, kakus) yang tersebar 9 unit.

Kemudian, sarana persampahan seperti tong sampah (26 unit), bak sampah (2 unit), sarana penerangan rumah trafo dan genset. Kemudian, tiang listrik (80 unit), rumah jaga 4 unit (senilai Rp800 juta), pembangunan taman bermain, sarana transportasi dan papan informasi, serta pembangunan/peningkatan jalan lingkungan.

Pembangunan drainase dan trotoar PKOR Wayhalim. Adapun pembangunan revitalisasi kawasan dengan menggunakan anggaran perubahan tahun 2018 sebesar Rp5,3 miliar, yaitu masjid PKOR, gerbang PKOR Wayhalim dan sarana penerangan.



Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026