
Korem 043 peletakan batu pertama bangun 30 Jembatan Perintis Garuda di Lampung

Program Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI menargetkan pembangunan sebanyak 30 titik
Bandarlampung (ANTARA) - Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) melakukan peletakan batu pertama pembangunan 30 Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI yang dilaksanakan secara serentak di Provinsi Lampung.
"Kegiatan ground breaking (peletakan batu pertama) tersebut merupakan bagian dari keberlanjutan Program Jembatan Perintis Garuda yang digagas TNI Angkatan Darat sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia," kata Kepala Staf Korem (Kasrem) 043/Garuda Hitam (Gatam) Kolonel Kav Roli Dewanto di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan pada kegiatan ini Kampung Umbul Kunci, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandarlampung, menjadi lokasi awal pembangunan jembatan gantung sepanjang 55 meter yang akan memperlancar akses dan mobilitas masyarakat setempat.
"Program Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI menargetkan pembangunan sebanyak 30 titik jembatan yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung," katanya.
Ia mengatakan program ini wujud komitmen TNI Angkatan Darat mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, membuka isolasi wilayah, meningkatkan konektivitas antar-wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Program ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan rakyat,” katanya.
Ia mengatakan pada tahap I dan tahap II, Provinsi Lampung telah berhasil membangun dua Jembatan Perintis Garuda di Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu.
"Keberadaan jembatan tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas, membuka akses wilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," kata dia.
Pada tahap III dan IV, pembangunan 14 jembatan di beberapa kabupaten/kota di Provinsi Lampung, yang saat ini masih berlangsung.
"Sebagian besar pembangunan tersebut telah mencapai progres 100 persen dan mulai dimanfaatkan oleh masyarakat. Pada tahap V dan VI yang dimulai hari ini, sebanyak 30 titik jembatan kembali dibangun di berbagai wilayah Provinsi Lampung," katanya.
Ia mengharapkan program ini semakin memperkuat konektivitas wilayah dan mempercepat pemerataan pembangunan di daerah, sebab jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung secara fisik, tetapi juga menjadi penghubung harapan, kemajuan, dan masa depan masyarakat.
"Diharapkan dengan hadirnya jembatan-jembatan tersebut, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta berbagai aktivitas sosial masyarakat akan menjadi lebih mudah, cepat, aman, dan efisien," kata dia.
Ia juga mengajak seluruh unsur pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh masyarakat, dan warga untuk bersama-sama mendukung serta menjaga pembangunan ini agar berjalan aman, lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
"Kepada seluruh personel yang terlibat dalam pembangunan, danrem menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan kerja, menjaga kualitas konstruksi, serta membangun semangat gotong royong bersama masyarakat. Keberhasilan pembangunan ini bukan hanya keberhasilan TNI, melainkan keberhasilan seluruh komponen bangsa yang memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan rakyat,” katanya.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
