Logo Header Antaranews Lampung

Bupati Waykanan Surati Presiden Terkait Anjloknya Harga Karet

Senin, 31 Oktober 2016 20:12 WIB
Image Print
Bupati Waykanan, Lampung, Raden Adipati Surya (Foto: Humas Pemkab Waykanan)
...Saat ini harga singkong di Waykanan anjlok hanya berkisar Rp400-–Rp500/kg dan karet berkisar Rp4.000-–Rp5.000/Kg...

Waykanan, Lampung (ANTARA Lampung) Bupati Waykanan, Lampung, Raden Adipati Surya akan melayangkan surat ke Presiden Joko Widodo terkait anjloknya harga karet dan singkong di Waykanan yang menyulitkan kehidupan petani setempat.

"Kita akan kirim surat ke Presiden agar bisa membantu menaikkan kembali harga karet dan singkong, karena rendahnya harga dua komoditi itu telah membuat petani di Waykanan merugi," katanya di Blambanganumpu, ibu kota Waykanan, Senin.

Ia menjelaskan, banyak petani dan pemilik di daerahnya yang membiarkan lahan kebunnya tidak dikelola, karena pengeluaran atau biaya upah tidak sebanding dengan hasil panen yang didapat.

"Rendahnya harga karet dan singkong ini sangat mempengaruhi pendapatan masyarakat, khususnya petani. Saya akan melayangkan surat kepada Bapak Presiden Joko Widodo untuk membantu menaikkan harga pokok karet dan singkong," kata Bupati.

Komoditi singkong dan karet, ujar Adipati, saat ini sudah menjadi mata pencarian masyarakat Waykanan, karena itu pemerintah perlu mengambil kebijakan untuk menormalkan kembalai harga kedua komiditi tersebut, misalnya menghentikan impor sagu.

Saat ini harga singkong di Waykanan anjlok hanya berkisar Rp400-Rp500/kg dan karet berkisar Rp4.000-Rp5.000/Kg.

"Kita berharap Bapak Presiden bisa membantu dengan memberikan kebijakan-kebijakan untuk menstabilkan kembali harga komoditas pertanian yang saat ini sangat dikeluhkan para petani. Apalagi mayoritas masyarakat Waykanan adalah petani," kata mantan Ketua DPRD Waykanan ini.

Ketika ditanya, Bupati menyatakan besaran singkong yang diharapkan petani adalah sebesar Rp900/Kg, sementara harga karet sebesar Rp10.000/kg.

Berkirim surat ke Presiden Jokowi ini merupakan bentuk upaya Pemkab Waykanan untuk ikut memikirkan nasib para petani, karena rendahnya harga singkong dan karet serta beberapa komoditi pertanian lainnya makin menyulitkan kehidupan petani, katanya.

Adipati minta para petani Waykanan untuk bersabar, diharapkan pemerintah pusat bisa segera memberikan solusi untuk menormalkan harga singkong dan karet. (Ant)



Pewarta :
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026