Logo Header Antaranews Lampung

Kejati Lampung edukasi 231 pelajar SMA guna tingkatkan kesadaran hukum

Kamis, 4 Juni 2026 21:57 WIB
Image Print
Antuasias pelajar SMA mengikuti kegiatan Jaksa Masuk Sekolah dan upaya meningkatkan kesadaran hukum generasi muda. Bandarlampung, Kamis (4/6/2026). (ANTARA/HO-Kejati Lampung)

Bandarlampung (ANTARA) - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung mengedukasi 231 pelajar SMA Xaverius Bandarlampung guna meningkatkan kesadaran hukum dan memperkuat karakter generasi muda melalui Program Jaksa Masuk Sekolah.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif kejaksaan dalam memberikan edukasi hukum kepada pelajar sejak dini," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Lampung Ricky Ramadhan, di Bandarlampung, Kamis.

Dia mengatakan materi edukasi yang diberikan yakni terkait pengenalan institusi kejaksaan, tiga pilar kebangsaan, Bhinneka Tunggal Ika, pencegahan kenakalan remaja, serta akibat hukum dari berbagai bentuk pelanggaran yang kerap melibatkan kalangan remaja.

"Program Jaksa Masuk Sekolah merupakan wujud kehadiran negara melalui institusi kejaksaan di lingkungan pendidikan," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan produk hukum, menjauhkan generasi muda dari potensi pelanggaran hukum, serta membangun kedekatan antara aparat penegak hukum dengan pelajar.

"Pendekatan edukatif dan preventif menjadi strategi penting dalam menanamkan pemahaman hukum kepada pelajar agar mampu mempertimbangkan konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakukan," kata dia.

Ia menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut, para jaksa memberikan pemaparan mengenai tugas dan fungsi kejaksaan serta pentingnya nilai persatuan, toleransi, dan kebhinekaan di lingkungan sekolah yang beragam.

"Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja dan dampak hukum yang dapat timbul akibat perbuatan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan," kata dia.

Ia menilai program Jaksa Masuk Sekolah tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi hukum, tetapi juga bagian dari pembinaan moral dan karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, nasionalis, dan taat hukum.

"Melalui program tersebut, kami berharap dapat memperkuat kesadaran hukum di kalangan pelajar sekaligus mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia yang berkarakter dan bertanggung jawab," kata dia.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026