
Gubernur: Lampung Siap Kurangi Krisis Listrik

Kesiapan itu dilatarbelakangi dengan adanya beberapa kesepakatan terkait pengembangan listrik tenaga uap batu bara."
Bandarlampung, (ANTARA Lampung) - Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengatakan siap untuk mengurangi krisis tenaga listrik yang masih sering terjadi di provinsi ini.
"Kesiapan itu dilatarbelakangi dengan adanya beberapa kesepakatan terkait pengembangan listrik tenaga uap batu bara," ujarnya saat di hubungi dari Bandarlapung, Kamis.
Menurut dia, Lampung memiliki potensi sumber daya energi listrik yang besar seperti panas bumi sebesar 2.867 Mega Watt atau 10 persen dari total potensi panas bumi.
Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa potensi biomassa, potensi biogas, bioetanol, angin, hydro power dan batu bara di Mesuji cukup besar.
"Berdasarkan analisa, potensi itu dapat dibangun pembangkit mulut tambang dengan kapasitas mencapai 2 x 1.000 MW.
Dengan adanya pengembangan baru itu, ia melanjutkan, kekurangan daya listrik di provinsi ini bisa ditekan sehingga tidak ada lagi mati listrik karena adanya kerusakan di salah satu pembangkit.
Pada tahap awal, gubernur menyebutkan, sudah ada kesepakatan untuk pengembangan pembangunan PLTU Batubara dengan daya 2 x 350 MW. Kemudian akan dilanjutkan ke tahap berikutnya sampai dengan 6 x 350 MW.
"Pembangunan akan memenuhi standar keamanan, efisiensi, berwawasan lingkungan dan berteknologi maju," ujarnya.
Ridho pun mengatakan boiler batubara akan dirancang khusus untuk memenuhi sumber daya batu bara lokal.
"Pembangunan PLTU Batubara ini tentu harus memenuhi kaedah yang berwawasan lingkungan karena ke depan kondisi alam harus tetap dijaga agar hasil bumi bisa terus dimanfaatkan guna memenuhi kebutuhan masyarakat," kata dia pula.
Ridho juga menyebutkan mendukung upaya swasta dalam mengembangkan gas bumi untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di Provinsi Lampung.
Pemprov Lampung memberikan apresiasi tinggi kepada PGN yg sudah mulai menyalurkan gas bumi ke industri di Lampung dan dalam waktu yang tidak terlalu lama akan mengalirkan gas ke pembangkit tenaga listrik di Lampung.
"Kami menyambut baik aliran gas PGN untuk Lampung karena akan meningkatkan daya saing industri" kata Ridho Ficardo.
Aliran gas bumi akan menjadi obat atas krisis energi selama ini. Aliran gas ini kata gubernur juga akan meningkatkan daya tarik Lampung bagi investor yang akan berinvestasi di Lampung.
"Hal ini akan menciptakan banyak lapangan kerja baru bagi warga Lampung," kata Ridho.
Gubernur berharap pembangunan infrastruktur gas bumi oleh PGN ini semakin meningkat, sehingga pemanfaatannya semakin besar sehingga akan mendorong peningkatan ekonomi Lampung.
Pewarta : Agus Setyawan
Editor:
Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026
