
Nilai Ekspor Lampung Naik

Lima golongan barang utama yang diekspor pada Maret 2014 adalah lemak dan minyak hewan/nabati; batu bara; kopi, teh, rempah-rempah; ikan serta udang; dan bubur kayu/pulp."
Bandarlampung (Antara) - Nilai ekspor Provinsi Lampung pada Maret 2014 mencapai 309,7 juta dolar Amerika Serikat atau mengalami kenaikan 1,52 persen dibandingkan bulan Februari sebelumnya.
Nilai ekspor sejak Januari hingga Maret 2014 itu tercatat sebesar 894,9 juta dolar AS atau mengalami kenaikan 0,93 persen dibandingkan periode yanga sama tahun sebelumnya, kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Adhi Wiriana, di Bandarlampung, Minggu.
Ia menyebutkan, lima golongan barang utama yang diekspor pada Maret 2014 adalah lemak dan minyak hewan/nabati; batu bara; kopi, teh, rempah-rempah; ikan serta udang; dan bubur kayu/pulp.
Kenaikan ekspor Maret 2014 dibandingkan Februari terjadi pada tiga golongan barang utama, yakni lemak dan minyak hewani/nabati mengalami kenaikan 10,82 persen atau 14,9 juta dolar AS; bubur kayu/pulp mengalami kenaikan ekpspor mencapai 27,76 persen atau 3,9 juta dolar AS, dan kopi, teh, rempah-rempah naik 0,76 persen atau 0,2 juta dolar AS.
Golongan barang utama yang ekspornya mengalami penurunan, yakni ikan dan udang turun 32,74 persen, dan batu bara 9,86 persen," kata dia lagi.
Kontribusi lima golongan barang pada Januari--Maret 2014 masing-masing, yaitu lemak dan minyak hewan/nabati 43,88 persen; batu bara 10,73 persen; kopi, teh, dan rempah-rempah 10,06 persen; ikan dan udang 6,23 persen; serta bubur kayu/pulp 5,16 persen dari total ekspor Provinsi Lampung.
"Peranan kelima golongan tersebut mencapai 70,06 persen," katanya lagi.
Negara tujuan utama ekspor Lampung pada Maret 2014, yakni Spanyol mencapai 43,1 juta dolar AS, diikuti India, Belanda, Tiongkok dan Amerika Serikat masing-masing 39,9 juta dolar AS, 36,8 juta dolar AS, 23,8 juta dolar AS, dan 23,4 juta dolar AS.
"Peranana kelimanya mencapai 53,93 persen," ujarnya pula.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor:
M. Tohamaksun
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
