
Akademisi Unila Berkiprah di Forum Internasional

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Akademisi Universitas Lampung telah berkiprah di forum internasional, menyusul paper beberapa dosennya yang lolos untuk mengikuti simposium internasional.
Informasi dari Kampus Universitas Lampung (Unila), di Bandarlampung, Kamis, menyebutkan empat paper akademisi asal Unila, yakni FX Sumarja, Heny Siswanto, Tisnanta, dan Rudi, serta satu mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) Universitas Diponegoro asal Lampung telah diterima dalam simposium internasional yang akan diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah, 30 November-1 Desember 2012 mendatang.
Simposium ini bertema "Piere Bourdieu: A Reflective Sociology of Law and Society", ini akan menghadirkan dua ilmuwan hukum ternama, yakni Prof Ronald Dworkin dan Prof Brian Z Tamanaha, keduanya dari Amerika Serikat.
Salah satu dosen Fakultas Hukum Unila, FX Sumarja menjelaskan bahwa panitia simposium telah mengirimkan penerimaan abstrak paper para akademisi Unila itu.
Menurut dia, dalam forum internasional itu, akademisi muda dari Fakultas Hukum Unila, Rudi, akan membawakan makalah berjudul: "Legality versus Morality: Moral Reading and The Case of Pemilukada in Tulang Bawang Regency of Lampung Province", sedangkan Tisnanta akan membawakan makalah "Globalization and Fundamental Value of UUD 1945 as The Social Constitution," dan satu mahasiswa FH Unila, Oki Hajiansyah Wahab akan membawakan makalah "Habitus Constitutional Transformation: Critics on People's Constitutional Rights Ignoring in Register 45 Forest, Mesuji Lampung".
Kami berharap keterlibatan aktif akademisi asal Unila ini, akan terus meningkatkan kualitas akademisi Unila di Lampung, khususnya di Fakultas Hukum, ujar FX Sumarja pula.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
