
Harga Daging Ayam Naik

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Harga daging ayam potong di Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, naik seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat setempat atas daging itu menjelang perayaan hari raya Idul Adha 2012/1433 Hijriyah.
"Harga daging ayam naik dari Rp26.000 menjadi Rp28.000 per ekor dengan bobot 1,5 kilogram dalam beberapa hari terakhir," kata salah satu pemilik warung makan di Jl Kartini Kota Bandarlampung, Nurlaela, Kamis, yang biasa membeli daging ayam potong di Pasar SMEP Tanjungkarang Pusat, Kota Bandarlampung..
Ia mengatakan, kenaikan harga daging ayam ini masih tergolong wajar karena bersamaan dengan datangnya hari raya tersebut.
"Kenaikan rata-rata Rp2.000 sampai Rp3.000 per kilogram," kata dia.
Menurut dia, memang saat ini membeli daging ayam lebih banyak dibandingkan biasanya sebelum harga lebih tinggi untuk persiapan hari raya.
Namun, ada juga yang menjual daging ayam utuh dengan harga Rp20.000 per ekor dengan bobot satu kilogram per ekornya.
"Sekarang pedagang banyak yang menjual daging ayam utuh, terutama untuk para pemilik warung makan," kata dia.
Salah satu warga setempat, Yuniar mengatakan, harga daging ayam memang naik rata-rata Rp3.000 per ekor dengan berbagai ukuran.
"Seperti daging ayam utuh dengan berat 1,5 kilogram Rp28.000 per ekor sedangkan sebelumnya hanya kisaran Rp25.000 per ekor," kata Yuniar.
Menurut dia harga itu belum meresahkan karena wajar jika saat menjelang hari raya harganya naik seiring dengan meningkatnya permintaan masayarakat.
"Mungkin karena Lebaran Haji banyak yang menggelar hajatan maka harganya juga naik," kata dia.
Ia berharap, daging ayam potong tidak naik lagi dari harga itu, jika kenaikan mencapai Rp5.000 per kilogram sudah pasti meresahkan sementara daging merupakansalah satau kebutuhan konsumsi masyarakat.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
