
Harga Komoditas Unggulan Bertahan

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Harga komoditas unggulan di Bandarlampung pekan ini masih bertahan seperti minggu lalu meski mutu hasil perkebunan itu mulai turun akibat kemarau panjang.
Berdasarkan pantauan di Bandarlampung, Rabu, harga lada putih pekan ini masih bertahan Rp87.000/kg dan lada hitam Rp55.000/kg.
Meski para petani sedang panen lada, namun pasokan lada putih dan hitam kepada para agen justru menurun.
Harga biji kopi robusta pun masih bertahan, yakni Rp19.000/kg, meski beberapa sentra pertanian lada di Lampung mengalami gagal panen akibat tanamannya diserang hama.
Para pedagang komoditas menyebutkan tingkat kadar air biji kopi Robusta masih baik, karena dapat mencapai angka 12 persen, sehingga bisa dijual kepada para eksportir hasil bumi.
Sedangkan harga jagung bertahan Rp5.000/kg, sama seperti pekan lalu, dan harga komoditas kopra juga bertahan Rp12.000/kg.
Harga kakao juga bertahan rendah, yakni Rp15.000/kg, sedang harga normalnya adalah Rp17.000-Rp18.000/kg.
Harga karet saat ini masih bertahan rendah, yakni pada Rp14.000/kg.
Selain itu, harga rumput laut juga masih berkisar Rp18.000-Rp28.000/kg, dan pasokannya agak tersendat akibat gelombang tinggi yang melanda sentra pembudidayaan rumput laut di Lampung seperti di Kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan.
Pewarta :
Editor:
Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
