Logo Header Antaranews Lampung

PGN dorong digitalisasi petani karet di Pagardewa catat hasil panen

Senin, 7 Juli 2025 18:55 WIB
Image Print
Ilustrasi - PGN dorong digitalisasi petani karet di Pagardewa, Sumsel, untuk catat hasil panen. ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
TaniyukApp memungkinkan petani mencatat hasil panen lateks cair langsung dari ponsel mereka.

Bandarlampung (ANTARA) - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung kesejahteraan petani di Desa Pagardewa, Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel), secara berkelanjutan dengan memfasilitasi transformasi digital petani karet Pagardewa bersama Taniyuk.

PGN menggandeng Taniyuk yang merupakan sebuah startup agribisnis digital, agar dapat berkolaborasi dengan Koperasi Padetra Artomulyo selaku kelembagaan petani karet di Desa Pagar Dewa, Kecamatan Lubai Ulu, Kabupaten Muara Enim.

“TaniyukApp memungkinkan petani mencatat hasil panen lateks cair langsung dari ponsel mereka. Pencatatan hasil panen lateks dikolektifkan pada satu gawai yaitu milik bendahara Koperasi Padetra Artomulyo,” kata Sekretaris Perusahaan PGN Fajriyah Usman, dalam keterangannya, di Bandarlampung, Senin.

Ia menyebutkan, hasil panen ditimbang di koperasi, kemudian direkam secara digital, dan harga ditentukan berdasarkan kualitas Dry Rubber Content (DRC%).

Setelah hasil penimbangan sampai industri (off-taker) melalui TaniyukApp, petani akan menerima notifikasi jumlah dan nilai transaksi, serta dapat mencairkan pembayaran melalui mitra Laku Pandai atau transfer bank.

Selama bertahun-tahun, petani karet di Desa Pagar Dewa menjual karet beku (lump), yang harganya fluktuatif dan sangat bergantung pada tengkulak. Kondisi ini membuat posisi tawar petani lemah dan sistem penimbangan yang tidak selalu akurat.

Sebagai bagian dari strategi pemberdayaan dan kelembagaan, PGN mendorong Koperasi Padetra Artomulyo untuk bertransformasi menjadi stasiun lateks pertama di Kabupaten Muara Enim yang bekerjasama dengan Taniyuk.

Koperasi tidak hanya menjadi tempat penimbangan, tetapi juga berperan sebagai simpul utama penghubung antara petani dan industri (off-taker) melalui Taniyuk.

"Kami percaya, melalui peran kelembagaan seperti koperasi, petani bisa naik kelas. Bukan sekadar menjual hasil panen, tetapi membangun sistem yang adil, transparan, dan berkelanjutan," kata Fajriyah pula.
Baca juga: Berbagi berkah Idul Adha, PGN Group bagikan 955 hewan kurban untuk masyarakat
Baca juga: PGN optimalkan peran agregator gas bumi nasional



Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026