Logo Header Antaranews Lampung

Harga Komoditas Unggulan Bertahan

Senin, 30 April 2012 09:20 WIB
Image Print
Seorang pekerja sedang menyadap pohon karet di Blambangan Umpu, Waykanan, Lampung. (FOTO ANTARA/Gatot Arifianto)

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Harga komoditas unggulan di Bandarlampung pada akhir April 2012 turun, namun permintaan atas komoditas itu justru meningkat.

Berdasarkan pantauan di sejumlah agen di Bandarlampung, Senin, harga karet turun dari Rp15.000/kg pekan lalu menjadi Rp9.000/kg pekan ini.

"Akibat perubahan cuaca yang sangat cepat membuat kualitasnya menurun sejak beberapa hari yang lalu," kata salah satu pedagang setempat.

Harga jagung pipilan mengalami penurunan dari Rp3.500/kg pekan lalu menjadi Rp2.500/kg minggu ini. Harga lada hitam turun menjadi Rp53.000/kg.

Harga lada putih Rp85.000/kg dan permintaanya masih stabil karena ini merupakan bumbu dapur paling dicari rumah makan yang menyajikan masakan bercita rasa pedas.

Lain halnya dengan kopra yang mengalami kenaikan harga hingga Rp8.000/kg, akibat cuaca panas yang membuat kualitas barang tetap terjaga sehingga dapat diekspor.

Kakao pun mengalami kenaikan harga, yakni dari Rp17.000/kg pekan lalu menjadi Rp19.000/kg.

Harga biji kopi robusta masih bertahan di angka Rp18.500/kg, dan permintaan ekspor akan komoditas itu meningkat.



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026