Logo Header Antaranews Lampung

Harga Lada Putih Naik

Selasa, 24 Januari 2012 05:49 WIB
Image Print
Pasokan lada hitam dan lada putih tersendat (Foto ANTARA/Hisar Sitanggang)

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Harga lada putih ke Bandarlampung cenderung naik akibat tersendatnya pasokan komoditas itu dari Kabupaten Lampung Barat.

"Belakangan ini musim hujan sehingga membuat truk pengangkut lada kerap berhenti di tengah perjalanan," kata Junaidi, salah satu distributor
lada putih di Pasar SMEP Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan pasokan lada dari Lampung Barat juga kerap menurun volumenya karena petani setempat banyak yang gagal panen.

"Petani di sana banyak yang mengalami gagal panen sehingga para agen harus mengambil pasokan dari Pulau Jawa," kata dia.

Ia mengatakan, untuk beberapa minggu terakhir hampir seluruh
komoditas lada didapatkan dari luar Lampung.

Selain itu, tersensendatnya pengiriman barang membuat komoditas
lada putih mengalami kenaikan harga.

"Saat ini harganya Rp100 ribu /kg, berbeda dengan minggu lalu yang hanya Rp95rbu /kg," kata Ny Suratin, pedagang sembako di Pasar SMEP Bandarlampung.

Dia mengatakan, pasakan lada sedikit sehingga harus dihemat dengan menaikkan harganya.

Di pasar lainnya, harga komoditas tersebut mengalami kenaikan Rp10.000 setiap kilogramnya.

"Sekarang lada putih lagi sulit didapatkan sehingga membuat harganya naik dari Rp95 ribu /kg menjadi Rp105rbu/kg," kata Ny Tiyah, pedagang di Pasar Tugu Bandarlampung.

(Roy Baskara/Lampung.Antaranews.com)



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026